Peternak lebah di Maroko enggan bekerja sendiri. Berempat dengan rekan peternak lebah, mereka bisa memperoleh pinjaman bersama.
Peternak lebah Abdelkebir Baddi punya kredit mikro serupa itu. Menurutnya sistem ini ada pro dan kontranya: 'Kalau salah satu orang dari kelompok itu tidak membayar hutangnya, maka yang lain harus menanggungnya."
Sarang lebah Baddi terletak di daerah pegunungan Ain Aouda, dekat ibu kota Rabat. Di sana ia mengambil madu dari sarang lebah dengan mengenakan baju putih dan tutup kepala. Sepuluh tahun lalu ia mulai dengan beberapa sarang. Sekarang jumlahnya 26.
Bersama tiga peternak lebah lainnya, ia menandatangani 'kontrak solidaritas' dengan Al Amana, salah satu organisasi pemberi kredit mikro terbesar di Maroko. Ia mendapat pinjaman 300 euro untuk membeli lima sarang tambahan. Peternak lebah ini berjanji akan mengembalikan pinjamannya setiap dua minggu sekali sebanyak puluhan euro. Untuk dapat melunasinya ia terkadang harus pinjam lagi, tapi dia toh berharap dapat menabung untuk keluarganya.
Liputan video ini adalah bagian serial tentang pengusaha kecil yang mendapat pinjaman mikro. Delapan liputan video dibuat untuk proyek Radio Nederland Wereldomroep 'Pinjaman Mikro: Menguntungkan Siapa?' yang dimulai 25 Januari lalu dengan diskusi di gedung Vredespaleis, Den Haag.





















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.