Program Kredit Mikro ditujukan bagi orang-orang, yang pada umumnya sulit akan bisa mendapat pinjaman. Raymond Wuisan, seorang mantan narapidana di Jakarta, adalah orang seperti itu.
Ia perlu modal untuk berjualan kartu sim telepon. Namun, lembaga kredit resmi tidak mempercayainya. Lembaga pemberi kredit sangat memperhatikan latar belakang calon peminjam. Karena itu, seorang mantan narapidana tidak akan bisa menerima pinjaman.
Raymon Wuisan berusaha mencari pinjaman dari sumber lain. Akhirnya, ia bertemu dengan seseorang, yang bersedia memberi pinjaman padanya. Sejak itu, ia bisa mulai menjual kartu sim telepon di Jakarta, terutama pada kaum wanita.
Liputan video ini adalah bagian serial tentang pengusaha kecil yang mendapat pinjaman mikro. Delapan liputan video dibuat untuk proyek Radio Nederland Wereldomroep 'Pinjaman Mikro: Menguntungkan Siapa?' yang dimulai 25 Januari lalu dengan diskusi di gedung Vredespaleis, Den Haag.
Pelaksanaan program Kredit Mikro di Jakarta.





















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.