Ratusan orang Sabtu (6/2) berdemonstrasi di Kota Arnhem Belanda karena tidak puas dengan cara polisi dan kehakiman menangani kasus penculikan.
Protes ini digelar menyusul penculikan seorang pemilik kafe di Arnhem. Pada 12 Oktober malam hari ia diseret dan dimasukkan ke sebuah bis. Keluarga dan teman korban berpendapat mereka tidak mendapatkan informasi yang memadai dari polisi dan kehakiman tentang perkembangan kasus penculikan keluarga mereka.
Demonstrasi berjalan dengan damai dan berakhir setelah keluarga korban bertemu dengan polisi. Namun demikian, menurut pemimpin protes, perundingan tidak memberikan hasil yang memuaskan.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.