Iran mengumumkan memang sedang mengembangkan uranium sampai 20%. Pengembangan nuklir ini dilakukan di kompleks tenaga nuklir Natanz di bawah pengawasan IAEA, Organisasi Energi Nuklir Internasional.
Program pengembangan tenaga nuklir Iran masih kontroversial. Pemerintah di Teheran mengemukakan mereka hanya ingin membuat pembangkit listrik tenaga nuklir, sementara pihak Barat khawatir Iran mengembangkan nuklir untuk senjata.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat ingin Dewan Keamanan PBB dalam beberapa minggu ke depan mengeluarkan resolusi untuk memberi sanksi pada Iran.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.