Di Belanda jumlah orang yang terjangkit flu Meksiko meningkat dua pekan terakhir. Terutama anak-anak sekolah menunjukkan gejala flu dan harus diam di rumah.
Saat ini vaksin dites dalam skala besar, termasuk terhadap anak-anak muda. "Adalah tidak etis kalau itu tidak dilakukan," kata virolog Ab Osterhaus dari Erasmus Medisch Centrum di Rotterdam, dalam perbincangan dua mingguan kepada Radio Nederland Wereldomroep.
Di Belanda flu Meksiko muncul lebih dini daripada flu musim dingin biasa yang baru muncul bulan Oktober atau November.
Sekolah
"Saat ini masih belum ada wabah," kata Osterhaus. Jumlah orang yang terjangkit flu saat ini empat sampai lima orang per 10.000 penduduk. Terutama di kalangan usia muda. Virus kini berkisar di sekolah-sekolah.
Tapi itu sudah diramalkan. Di saat liburan musim panas, Osterhaus dan rekan-rekan virolog memperingatkan virus akan lebih aktif lagi segera setelah sekolah kembali buka.
Satu cukup
Walaupun Cina mengatakan satu vaksinasi dengan vaksin buatan mereka cukup melawan H1N1, Belanda tetap akan berpegang pada dua vaksinasi. Para peniliti Amerika dan Australia sepakat dengan pernyataan Cina itu.
Tetapi menurut Osterhaus Belanda menggunakan vaksin lain dan karena itu tetap memerlukan dua kali vaksinasi.


















Wah, memang vaksinnya berfungsi dengan baik kah????
Di Indonesia belum terdengar ada penelitian vaksin untuk H1N1 ini..
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.