Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Marcel Decraene

Teh Herbal dari Transsylvania

Diterbitkan : 10 Februari 2010 - 11:11am | Oleh Marcel Decraene (RNW - Marcel Decraene)
Diarsip dalam:

Di Rumania tidaklah mudah menemukan orang yang mendapat pinjaman mikro untuk liputan video. Saya tidak ditelepon balik dan e-mail saya tidak ada yang dibalas.

Ketika akhirnya berhasil membuat janji, kabinet Rumania jatuh dan sang penerima pinjaman mikro – yang sudah menjadi menteri muda – membatalkan janji. Untungnya saya mendapat informasi tentang produsen teh herbal, yang dari usaha kecil-kecilan menjadi perusahaan expor.

"Di sini masih banyak serigala dan beruang," kata Ioan Vlasa, direktur organisasi pinjaman mikro Rumania FAER. Dengan mobil merek Dacia milik FAER, Vlasa bersama juru kamera Roland Kremer dan saya melintasi kawasan berbukit-bukit Transsylvania yang diselimuti salju.

Kami melewati sejumlah desa kaum jipsi, menyalip gerobak bermuatan kayu yang ditarik kuda. Dari kota Reghin, lokasi markas FAER, kami menuju desa Sovata, di pedalaman. Perjalanan cukup jauh. "Saya berharap setelah Rumania menjadi anggota Uni Eropa, infrastruktur bakal membaik, tapi ternyata jalan raya saja belum mulai dibikin,” keluh Vlasa.

Suku bunga mencekik
Lebih cepat dari perkiraan, kami akhirnya tiba di Larix, perusahaan yang menjadi sorotan liputan video kami. Besar, bersih dan modern, itulah kesan pertama Larix. Perusahaan ini mengurus pengeringan, penggilingan dan pencampuran pelbagai macam teh herbal.

Larix didirikan tahun 1992 oleh Ioan Fazakas dan Andrei Munteanu. Yang terakhir ini – 40 tahun – dengan antusias dan dalam bahasa Inggris yang bagus menceritakan bahwa Larix akhir tahun 1990an mendapat suntikan dana organisasi pinjaman mikro FAER.

Pinjaman biasa bukan pilihan, karena ketika itu semua bank di Rumania meminta suku bunga yang mencekik. Munteanu: "Hutang sudah lama lunas."

Loteng tempat pengeringan
Televisi Rumania sudah berminat, tapi kami adalah kru video asing pertama yang merekam di perusahaan itu. Kami keliling gudang raksasa, melihat mesin penggiling baru dan naik loteng, tempat pengeringan. Kami merekam karyawan yang sedang memilah-milah sekitar 150 aneka jenis rempah. Larix mempekerjakan 70an orang. Mereka tampak heran dengan kehadiran kami, tapi tetap melanjutkan pekerjaan.

 

Juru kamera Roland Kremer

 

Harum
Sayang, video kami hanya merekam suara dan gambar, bukannya aroma, karena seluruh gedung perusahaan ini harum dengan bau artichoke, anise, blackberry, strawberry, myrtle dan seterusnya. Hampir setiap produk dibudidayakan di kawasan ini. Ketika masuk bagian pemilahan, kru kami harus mengenakan jas luar dan penutup rambut.

Internasional
Di sore hari Andrei Munteanu membawa kami ke tempat asal mulanya pabrik ini. Di sebuah bangunan tambahan sebelah rumah, Munteanu dan mitra usahanya Fazakas mulai mengemas rempah-rempah dan teh herbal yang dipasok oleh para pembudidaya lokal. Ketika itu keuntungannya tipis. Tapi karena memproduksi rempah-rempah itu sendiri, maka Larix kini menjadi perusahaan expor yang bergerak di dunia internasional.

Belanda
Kalau dulunya Larix membutuhkan modal dalam bentuk pinjaman FAER, sekarang perusahaan itu sudah mandiri. Perusahaan-perusahaan besar Jerman seperti Biohorma dari Elburg (Dr. Vogel) dan perusahaan Belanda Nagel serta Weleda berbisnis dengan Larix. Tidaklah mengherankan mengingat sepertiga saham perusahaan di tangan Belanda. Pemilik Munteanu tertawa ketika ditanya apakah dia pernah ke Belanda. Dia bahkan sudah menginjakkan kaki di Groningen.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET