Pencurian sepeda sudah bertahun-tahun menjadi gangguan dan momok bagi orang Belanda. Bahkan gembok sepeda paling berat pun tidak selalu menjamin akan mencegah sepeda Anda diangkut maling.
Namun karena sekarang tim polisi telah menurunkan kesatuan khusus, jumlah pencurian menurun tajam.
Gunakan dua gembok dan sangkutkan sepeda Anda pada tiang atau pohon. Itulah saran terpenting dari kepala tim pemberantasan pencurian sepeda nasional, Mojgan Yavari untuk mencegah pencurian sepeda. Tapi bukan berarti sepeda Anda 100 % tak mungkin dicuri lagi.
Untuk bisa mengembalikan sepeda ke pemiliknya yang sah secara cepat, telah dibuat sistem pendaftaran yang komprehensif. Semua sepeda baru yang dibeli di Belanda, memiliki nomor khusus yang diukir di rangka sepeda.
Yang baru dari sistem ini adalah chip yang terintegrasi di gembok dan rangka sepeda. Yavari: "Pencuri tidak akan bisa mengeluarkan chip dari sepeda. Jadi, jika polisi menemukan sepeda yang dicuri, mereka bisa segera melihat siapa yang memiliki sepeda itu."


















Bagus sih bagus sistimnya di terapkan di indonesia tapi
terus gmn dgn pekerjaan si maling entar malah tambah parah
lebih banyak lagi penodongan di jalan
atau di daerah terpencil tambah smakin rawan kasihan si masyarakat
okelah salam keaman nnnnn merdeka
pernah dengar puisi negeri para bedebah di metro tv? menurut saya lebih tepat diubah menjadi negeri para maling, karena pemimpin - pemimpinnya maling dan pemimpin - pemimpin yang maling itu membiarkan maling - maling baru berkembang biak dan besar di tanah kaya indonesia.
sistem pengamanan dengan sistem chip itu ide yang bagus. apakah bisa diterapkan di sepeda motor? jadi tingkat pencurian di indonesia bisa ada penurunan.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.