Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Kamis 23 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Satudarah Makin Buat Gerah

Diterbitkan : 12 September 2011 - 11:00pm | Oleh Davion Ford (Foto: Screenshot RNW)
Diarsip dalam:

Awalnya didirikan sebagai simbol solidaritas warga Maluku di Belanda, tapi kini klub motor besar Satudarah lebih dikenal sebagai gerombolan pembuat resah. Ada apa lai?  

Diskusi

Alfa P 16 Oktober 2011 - 2:40pm / Indonesia

1. Berita Ranesi sudah benar. Bahwa Satu Darah bikin ulah, itu berita. 2. Orang2 RMS dan pendukungnya, stop ngoceh tentang Indonesia. Anda tau apa tentang RMS ? Manuhutu itu menandatangani Proklamasi RMS di Hotel Angrek Batugajah dalam todongan senjata dan granat yang digulir di lantai. 3. Orang Maluku di Maluku dan yang merantau di semua provinsi di Indonesia tidak mendukung RMS. EU Pupella, AY Patty, Leimena, Latuharhary, Tamaela, Tehupiory, Pattimaipau, Reawaru, Syaranamual, semua tidak dukung RMS. Kalau RMS benar2 didukung orang Maluku, oh katong su merdeka. Sayang sekali, katong semua di Maluku seng dukung RMS. Lalu pemerintahan di pengasingan itu apa ? Manusama ke Belanda untuk mencari dukungan. Lho, kenapa membentuk pemerintahan di sana ? Cerita mati, darah mati. 3. Kalau tidak tahu sejarah Indonesia, jangan utak-atk sejarah Indonesia. Sebab sejarah RMS saja anda tidak tahu. Anonimous, bahasa indonesia anda bagus sekali. Salam ! Mena Muria !

Mansyur Hidayat 25 Oktober 2011 - 4:00pm / Indonesia

Kalau proklamasi Indonesia itu, benar benar adalah atas paksaan para penyamun yang menyandera Soekarno Hata pada tanggal 16 Agustus 1945 untuk mendesak mereka agar esok pagi, haruslah memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Jadi Indonesia itu milik penyamun yang menamakan dirinya Indonesia dan terjadilah seperti apa yang mereka inginkan. Ta[i kalau RMS itu semuanya melalui prosedur hukum dan keteraturan PROTOKOL. Mengarti? Kalau tidak itu salahmu sendiri. Dan tak perlu dibantah karena itu kenyataan yang sebenarnya. Ini juga karena pemerintah Belanda mulai agaknya bingung jadi mulai mencari gara gara. tapi tidaklah mengapa, kebenaran pasti muncul.

Alfa P 16 Oktober 2011 - 2:40pm / Indonesia

1. Berita Ranesi sudah benar. Bahwa Satu Darah bikin ulah, itu berita. 2. Orang2 RMS dan pendukungnya, stop ngoceh tentang Indonesia. Anda tau apa tentang RMS ? Manuhutu itu menandatangani Proklamasi RMS di Hotel Angrek Batugajah dalam todongan senjata dan granat yang digulir di lantai. 3. Orang Maluku di Maluku dan yang merantau di semua provinsi di Indonesia tidak mendukung RMS. EU Pupella, AY Patty, Leimena, Latuharhary, Tamaela, Tehupiory, Pattimaipau, Reawaru, Syaranamual, semua tidak dukung RMS. Kalau RMS benar2 didukung orang Maluku, oh katong su merdeka. Sayang sekali, katong semua di Maluku seng dukung RMS. Lalu pemerintahan di pengasingan itu apa ? Manusama ke Belanda untuk mencari dukungan. Lho, kenapa membentuk pemerintahan di sana ? Cerita mati, darah mati. 3. Kalau tidak tahu sejarah Indonesia, jangan utak-atk sejarah Indonesia. Sebab sejarah RMS saja anda tidak tahu. Anonimous, bahasa indonesia anda bagus sekali. Salam ! Mena Muria !

Mansyur Hidayat 25 Oktober 2011 - 3:53pm

Soekarno Hata juga sama ditodong oleh para penyamun kelas teri untuk memproklamirkan Indonesianya. Jadi Indonesia itu milik penyamun yang mendesak Sukarno Hata pada malam 16 Agustus dan disandra dan dipaksa untuk keesokan harnianya tanggal 17 Agustus harus adakan proklamasinya. Dan terjadilah seperti apa yang diinginkan para penyamun. Dan ini ceritra benar, kalau RMS itu ceritra bohong. Terimaksaih. Bener lo.

bimo 24 September 2011 - 7:36am / RRI

maklum RMS di Belanda pada bingung begitu jadi euro mereka harus bayar sewa rumah nggak kayak dulu gratis waktu masih gulden, Jadi habis deh uang hvonya.
Mau nyari uang nggak punya pekerjaan kasihan deh makanya bikin rusuh terus kerjaanya

nyong ambon 20 September 2011 - 4:02am / somewhere

ngga di belanda, ngga di jakarta, ngga di ambon bikin rusuh aja....mau pindah kemana....bikin rusuh juga......ck ckckck ck....

Pepesan 16 September 2011 - 12:35pm

Ranesi sudah tidak ada lagi berita lain yang anda miliki? Ini namanya provokator wartawan Ranesi siaran Indonesia di Belanda. Yang di Ambon, sengaja dialihkan agar ada kesempatan untuk jihat dan mujahidin dan sekarang mulai lagi dengan informasi tak bermutu. Biarkan Satu darah itu urusan polisi Belanda, sedangkan berbagai kejahatan TNI dan POLRi bersama intelejennya dari Jakarta, anda abaikan, ini namanya berita nusantara merana. Ternyata siaran wartawan Ranesi dari Indonesia di Belanda ini, sudah mulai main gelombang penipuan berita. Sadarlah jangan jadi wartawan provokator ala Indonesia di Belanda.

Anonymous 18 September 2011 - 7:04am

Malu lae, udah numpang, nggak punya tanah air, mau pulang takut, nggak dimana mana bikin rusuh aja

Anonymus 18 September 2011 - 7:22am

Mau pulang kemana? ke Indonesia, sama aja bohong mas. Aku tidak akan pulang ke Indonesiamu, itu nama sudah dilaknati dan itu milik setan2 sedunia jadi itu bukan idamanku. Idamanku itulah Republik Maluku Selatan yang merdeka dan berdaulat mutlak amin. Jadi kalau ada manusia yang omongnya kaki kepala seperti anda anda ini, itu adalah ajar setan semata. Jadi buat apa saya ke indonesia untuk berbicara dengan setan setan sedunia itu? Biarkan saja, setan dengan setan sama sama bicara dan sayalah yang menontonnya toh? Alhamdulilah.

ABCDEFGH 16 September 2011 - 4:55pm

itu tandanya ranesi berbuat netral bung, anda jangan sewot memang seperti itu kelakuan sebagian RMS biang kerok, kalau anda bilang diatas (biarkan satudarah itu urusan polisi belanda) lalu kami juga bisa bilang(biarkan kerusuhan maluku itu urusan polisi indonesia)kamu kelihatan ketakutan dan bodoh sekali, berita apapun wajib disiarkan tak perlu ada merasa senang(suka) atau tidak selama obyektifitas dikedepankan maka semua layak untuk diwartakan termasuk diambon dan preman kampung katrok satudarah

Anonymus 18 September 2011 - 7:03am

Indonesia itu berstatus ilegal, hukum dan semua perundang undangan negara dimaksud adalah palsu dan abrakadabra, jadi tidak bisa diizinkan untuk territorial integritas Republik Maluku Selatan itu diatur oleh pemerintah indonesia karena mereka berstatus ilegal dan kriminal international. Jadi anda yang membela indonesia itu, itu artinya termasuk juga dalam semua gejolak kejahatannya. Sejarahnya saja tiada, lalu apa itu indonesia? Dapatkah anda jelaskan? Silakan aku menanti kepintaranmu itu. jangan cuma seperti mujair diempang Priok lalu cuma tunggu dibuang sampah lalu hap saja. Abcdeegh, anda sudah nlihat ikan GABUS dikali Bogor, dan itulah anda. Percaya ataukah tidak tapi itulah anda. Belajarlah dari sifat ikan gabus itu,

Anonymus 17 September 2011 - 7:25am

Burung kakatua hinggap dijendela, Indo tak punya tanah giginya tinggal dua.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Restoran Korea Utara Pertama di Negara Barat
Walaupun Korea Utara adalah sebuah negara terkucil, tapi dapurnya terbuka...
Tak Sudi Lihat Langsung Makam Westerling
Yayasan K.U.K.B. tengah mempersiapkan proses hukum terhadap negara Belanda...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET