Abdullah Al-Mansouri (1945) dulunya tentara bayaran di Iran, tapi meninggalkan dinas ketentaraan di masa perang Iran-Irak tahun 1980an. Dia melarikan diri ke Maastricht, Belanda, dan menjadi warga negara Belanda.
Kasus Abdullah Al-Mansouri
Nama:
Faleh Abdullah Al-Mansouri
Profesi:
ketua ALO
Dipenjara di:
Iran sejak Mei 2006
Vonis:
30 tahun penjara
Lembaran fakta Iran
Ibu kota: Teheran
Kepala negara: Ali Hoseyni Khamenei
Pemimpin pemerintah: Mahmoud Ahmadinejad
Penduduk: 71,2 juta
Agama: Islam (98%)
Hukuman mati: dipertahankan
Ketika berkunjung ke Suriah Mei 2006, Al-Mansouri ditangkap dan lima hari kemudian diserahkan kepada Iran. Dikhawatirkan dia akan disiksa dan dieksekusi. Sebuah delegasi kementerian luar negeri Belanda diijinkan berbicara sekali dengannya. Sementara ini dia divonis hukuman penjara 30 tahun. Sampai sekarang belum jelas di mana tepatnya Al-Mansouri ditahan.
Dengan semboyan ‘Kami ingin melihat Al-Mansouri!’ Adnan, putranya, berupaya menarik perhatian terhadap kasus ayahnya dengan bantuan pers dan tekanan politik. Dalam hal ini dia didukung oleh masyarakat Maastricht, di mana ayahnya berperan aktif.





















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.