Persiapan menyambut Idul Fitri di negeri Belanda tak jauh beda dengan di Indonesia. Sama-sama harus menyiapkan banyak makanan. Bedanya makanan itu tak dapat dinikmati bersama keluarga di tanah air.
Persiapan menyambut Idul Fitri di negeri Belanda tak jauh beda dengan di Indonesia. Sama-sama harus menyiapkan banyak makanan. Bedanya makanan itu tak dapat dinikmati bersama keluarga di tanah air.
|
Nama Acara
|
Dengarkan
|
|||
|---|---|---|---|---|
| Best of Partners | |
|
![]() |
![]() |
| Gaia | |
|
![]() |
![]() |
| Kanal Muda | |
|
![]() |
![]() |
| Kedai Tabu | |
|
![]() |
![]() |
| Kompilasi Mitra | |
|
![]() |
![]() |
| Pentatonik | |
|
![]() |
![]() |
| Simpang Amsterdam | |
|
![]() |
![]() |
| Lebih >> | ||||
Apa sesungguhnya itu agama? Apakah agama itu adalah lahan percaturan politik atau sebuah istilah pencuci otak? Pemerintah Indonesia kebanyakannya mulai meniru gaya Arab Saudi. Sekalipun TKWnya dipancung kepalanya, namun otak mereka telah dicuci bersih oleh ajaran agamanya sehingga Rektor UI mengantarkan IJAZAH Doktor kepada raja AS dikediamannya. Jadi orang orang Islam itu, senangnya membalik kebenaran itu salah dan salah itu benar. Raja AS menerima gelar DOKTOR dari Rektor UI tanpa melalui prosedur dan proses akademis yang pasti. Jadi agama Islam itu, sama saja dengan apa yang kerjakan oleh Rektor UI itu. Semuanya dibalik balikan saja oleh seseorang yang dirinya tengah berkuasa, walaupun bersalahan dan bertentangan dengan semua ketetuan hukum dan perundang udangan. Sama saja dengan Indonesia yang dibuat oleh Soekarno, dia tau betul bahwa apa yang dia buat itu salah, tapi dia tancap saja. Akibatnya, Indonesia itu dari Soekarno kepada Soekarno dan untuk Soekarno serta bagi Soekarno lalu kepada Soekarno dan terus kepada Soekarno dan semuanya oleh Soekarno dan Indonesia itulah Soekarno sebagaimana agama yang mereka anutipun demikian halnya. Jadi untuk pemeluk agama Islam itu, tidak ada lagi kesalahannya, kecuali yang bukan islam. Pada suatu hari, aku lagi jalan jalan ditengah panas terik disebuah kota kecil di Mesir, ada seseorang mengundang saya kerumahnya, dan akupun bingung seribu bingung, apa gerangan kisah indah ini? Diluar sana ada orang bersenang menikmati puasanya, tiba tiba seseorang yang mengintip saya dan mengundang saya kekamarnya, alahamdulilah, aku terkejut, ternyata gadis itu memeluk aku dan menciumiku ternyata dia bisa berbahasa Inggris, lalu saya katakan, apa maumu, apakah engkau sedang membawa aku dalam kecelekaan? Dan alhamdulilah, kitapun menunaikan tugas kita bersama. Dan sayapun bermalam disana dengan hati yang amat gembira sekali dan keesokan harinya akupun pergi membasuh diri dihotel tempatku menginap. Jadi apakah memangnya, agama itu jaminan kebahagiaan? Bagaimana puasa bisa menentramkan kerinduan seseorang? Aku takut kalau kalau nanti disebut sebagai omongkosong dan pembohong durhaka. Apakah agamamu bisa menjadikan engkau seorang yang berbudi pekerti atau seorang omongkosong dan berbohong durhaka?
Danny, dah stop dulu diskusi agama nya, ini membuat saya bingung ! Urusi dulu radio Kincir Anginmu, baru ngasih komen !
Terima kasih atas perhatian Ren, apakah saya kenal anda? Radio Kintjir Angin (pakai 'tj') kini diupgrade menjadi Media Internet Kincir Angin (pakai 'c'), jadi nantinya bukan cuma radio, tapi juga video dll. Karena ada upgrading maka alamat lama www.kintjirangin.com (pakai 'tj' dan dot com) kini saya ganti menjadi www.kincirangin.nl (pakai 'c' dan dot.nl). Saya setuju menyetop diskusi agama sebab agama di Belanda masuk ranah privat, bukan untuk diumbar di media umum seperti Ranesi. Namun karena ada orang yang mengarang cerita ngalor ngidul di Ranesi tentang Paskah, exodus dll. maka saya terpanggil untuk mengoreksinya. Koreksinya harus saya lakukan di wadah Ranesi ini juga tentunya. Namun kini semua aspek Paskah yang penting sudah saya tulis, dengan sendirinya akan saya tutup diskusi agama ini. Oh ya, saya dengar ada Pesta 17 Agustus di SIN Wassenaar, dikoordinir oleh KBRI Den Haag hari ini, tanggal 10 September. Haaaah .... Pesta 17 Agustus di tanggal 10 September? How comes? Selidik punya selidik ternyata Indonesia lebih mementingkan Islam (ramadan) ketimbang proklamasi Indonesia, karenanya Proklamasi 17 Agustus yang jatuh di bulan ramadan pun harus digeser keluar ramadan, demi ibadah Islam itu. Kasihan warganegara Indonesia yang non Islam, secara tak langsung harus ikut mematuhi ramadan alias terpaksa merayakan 17 Agustus tanggal 10 September. Agama Islam amat penting ya di Indonesia, lebih penting dari proklamasi Indonesia sendiri, kok bisa begitu Ren?
Barusan saya melongok kamus Belanda-Indonesia, kata 'passen' artinya 'cocok, pas' sedangkan 'passeren' artinya 'melangkahi, melewati, mendahului'. Sedangkan kata 'Pasen' artinya 'Paskah'. Sekali lagi, kata 'Pasen' selalu ditulis dengan satu huruf 's' dan selalu didahului dengan huruf besar 'P'. 'Pasen' atau 'Paskah' tak ada kaitan sama sekali dengan exodus pimpinan Nabi Musa di zaman baheula. Semoga jelas, terima kasih.
Membaca balasan komen anda terhadap komen saya, hal Perjanjian Lama, saya kaget. ALKITAB Suci (66 Kitab) yang Anda bawa tiap hari Minggu ke Gereja kan berisi Kitab2 Perjanjian Lama 39 Kitab(didalamnya termasuk 5 Taurat) dan Perjanjian Baru (27 Kitab)?
Perjanjian Lama termasuk dalam ALKITAB orang2 Kristen mas Denny... Di Kebaktian2 orang Kristen, tetap dipakai untuk pembacaan2 Firman Tuhan. Dari KEJADIAN (GENESIS) sampai WAHYU (OFFENBARING)adalah KITAB umat Kristen.
Gusti Yesus sendiri merayakan hari Paskah, hari keselamatan umat Yahudi di Mesir. Yesus sendiri adalah Raja Yahudi.Yesus Rex Iudea.
Tapi OK lah, terima kasih atas tukar pikiran di forum ini.
Betul, Perjanjian Lama ada di dalam Bijbel, namun yang dianut Kristen adalah Injil (Perjanjian Baru). Perjanjian Lama (Taurat bagi umat Yahudi) di dalam Bijbel menyatakan akar agama Kristen, yang telah dikoreksi oleh Yesus Kristus. Karenanya Kristen mengakui Yesus sebagai Putra Tuhan, sedangkan agama Yahudi hanya mengakui Tuhan, tanpa Yesus Kristus. Perhatikan kata KOREKSI, yaitu Kristen mengoreksi Yahudi melalui Yesus Kristus. Ini mirip dengan Ahmadiyah yang mengoreksi Islam. Jalan ceritanya juga mirip, bukan? Dulu Yahudi memburu Kristen karena Yahudi tidak mau dikoreksi oleh Kristen, begitu juga Islam sekarang memburu Ahmadiyah karena Islam tidak mau dikoreksi oleh Ahmadiyah. Namun kini terbukti Kristen jauh lebih besar dari Yahudi dan Yahudi-Kristen bisa hidup berdampingan, maka perkiraan saya Ahmadiyah juga nantinya akan jauh lebih besar dari Islam dan keduanya Islam-Ahmadiyah akhirnya juga bisa hidup berdampingan seperti Yahudi dan Kristen, karena tampaknya Ahmadiyah juga mengakui bahwa akar agama Ahmadiyah adalah Islam (yang dikoreksi oleh Ahmadiyah), sama seperti Yahudi yang dikoreksi oleh Kristen. Babhwa Yahudi-Kristen bisa hidup berdampingan itu berkat inti agama Kristen: perdamaian dan cinta kasih. Inti agama Ahmadiyah berbunyi: LIefde voor iedereen, haat voor niemand (cinta kasih untuk semua orang, rasa benci tidak siapa pun). Oh ya, Yesus tidak pernah merayakan Paskah sebab Paskah lahir setelah Yesus mati di kayu salib dan pada hari ke-3 bangkit dari antara orang mati. Kebangkitan Yesus itulah asal muasal agama Kristen yang disebut Paskah dan ditandai dengan telur Paskah. Telur melambangkan kehidupan baru, yaitu dari kehidupan lama Yahudi (dulu) menjadi kehidupan Kristen yang baru (sekarang). Semoga jelas.
Karena harus ada kehidupan baru, maka perayaan Paskah itu harusnya pakai telur ayam yang dibuahi oleh pejantan Ayam dong ya Bung Danny. Sekarang ini telur warna warni yang dijual di Aldi atau Lidl kan telur industri peternakan.. Telur2 semacam ini adalah telur MATI. Tidak bisa menetas...Apalagi kalau sudah mateng...
Selayaknya harus memakai telur2 dari Ayam Kampung. Telur ini umumnya bisa menetas membawa kehidupan baru.
Setahu saya, orang Kristen menganut semua KITAB, baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
Maaf, Injil (Evangelium) itu hanya ada 4 Kitab..Yaitu dari Matheus, Markus, Lukas dan Yohannes..INJIL (4 Kitab) ini adalah bahagian dari Kitab PERJANJIAN BARU (27 Kitab)
Juga TAURAT nya NABI MUSA (5 Kitab), adalah bahagian dari Kitab PERJANJIAN LAMA yang 39 Kitab itu.
Maka ALKITAB (66 Kitab) orang Kristen adalah terdiri dari PERJANJIAN LAMA (39 Kitab) + PERJANJIAN BARU (27 Kitab) = 66 Kitab.
Sekali lagi maaf, seharusnya orang Kristen juga di sunat. Sebab Gusti Yesus sendiri ketika Beliau umur 3 atau 8 hari (?) hari juga di sunat. Dan ini menandakan bahwa Gusti Yesus adalah seorang Yahudi.
INRI (Iesus Nazareth Rex Iudea) betul begitu yang diatas Salib itu?
Terima kasih tukar pikirannya.
Saya sibuk mengupgrade Media Internet www.kincirangin.nl dus terlambat membalas tulisan mbahpur ini. Terima kasih anda masih mau menulis 'nama' anda, ha ha .... Betul, telur Pakah adalah simbol, sama seperti ketupat Lebaran, yang pasti Paskah adalah momen terpenting dalam Kristen yang menyatakan kehidupan baru, dan Paskah tak ada kaitan dengan exodus Nabi Musa, juga tak ada kaitan dengan 'passen'. Betul, Injil ada 4, yaitu Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Perjanjian Baru memuat Surat-Surat Paulus dll. Perjanjian Lama disatukan dengan Perjanjian Baru sebagai simbol bahwa agama Kristen berakar pada agama Taurat, agamanya kaum Yahudi. Yeus disunat pada usia 3 hari? Mungkin saja, tidak tahu itu. Tapi kalau benar Yesus disunat, itu lumrah saja, Yesus baru menjadi Tuhan setelah hari Paskah itu (usia Yesus ketika itu sekitar 33 tahun), sebelumnya Yesus memang orang Yahudi tulen. Apakah Kristen harus disunat? Menurut saya tidak, karena setelah Paskah telah lahir agama Kristen yang berakar pada agama Yahudi, tapi bukan lagi agama Yahudi.
Bagaimana bila kita tutup diskusi ini, semua hal penting sudah saya tulis, dan pembaca lain tampaknya mulai bosan dengan diskusi ini. Okki dokki yah, daag doei.
Karena harus ada kehidupan baru, maka perayaan Paskah itu harusnya pakai telur ayam yang dibuahi oleh pejantan Ayam dong ya Bung Danny. Sekarang ini telur warna warni yang dijual di Aldi atau Lidl kan telur industri peternakan.. Telur2 semacam ini adalah telur MATI. Tidak bisa menetas...Apalagi kalau sudah mateng...
Selayaknya harus memakai telur2 dari Ayam Kampung. Telur ini umumnya bisa menetas membawa kehidupan baru.
Setahu saya, orang Kristen menganut semua KITAB, baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
Maaf, Injil (Evangelium) itu hanya ada 4 Kitab..Yaitu dari Matheus, Markus, Lukas dan Yohannes..INJIL (4 Kitab) ini adalah bahagian dari Kitab PERJANJIAN BARU (27 Kitab)
Juga TAURAT nya NABI MUSA (5 Kitab), adalah bahagian dari Kitab PERJANJIAN LAMA yang 39 Kitab itu.
Maka ALKITAB (66 Kitab) orang Kristen adalah terdiri dari PERJANJIAN LAMA (39 Kitab) + PERJANJIAN BARU (27 Kitab) = 66 Kitab.
Sekali lagi maaf, seharusnya orang Kristen juga di sunat. Sebab Gusti Yesus sendiri ketika Beliau umur 3 atau 8 hari (?) hari juga di sunat. Dan ini menandakan bahwa Gusti Yesus adalah seorang Yahudi.
INRI (Iesus Nazareth Rex Iudea) betul begitu yang diatas Salib itu?
Terima kasih tukar pikirannya.
Assalamu'alikum
ehem ehem
saya membela pemerintah termasuk yang terkait karena mereka dapat mengamankan ratusan perbedaan kebudayaan dan dengan agama bisa menyatukan hati kita bandingkan perbedaan yang terjadi di indonesia dan di belanda di indonesia perbedaan dari warna kulit sampai pola fikir sedangkan disana dua perbedaan saja hitam dan putih menjadi masalah yang tak mudah di amankan bagi aparat setempat.
Kepada Danny Lim, dari mana anda tahu bahwa di Belanda tidak ada operasi pengamanan semacam itu. Apakah anda polisi atau agen keamanan Belanda sehingga tahu persis operasi rahasia petugas keamanan Belanda? sebagai ex dinas keamanan Belanda, saya tahu setiap ada hari raya penting: natal, suikerfeest, polisi Belanda diam-diam sudah melakukan pengamanan. Hanya saja tidak diberi nama dan tidak memakai apel besar.
Pesan saya kepada Danny Lim: JANGAN BELAGAK TAHU! ANDA ITU SEPERTI PERIBAHASA INDONESIA TONG KOSONG NYARING BUNYINYA
Ah Baginda ipure, .. wat ben je aardig ! Anda, ex dinas keamanan Belanda ???? Bilang2 nih yeeeee. Dasar mental téké. Tong penuh gedebuk-gedebuk bunyinya.
Apakah saya tong kosong, berisi setengah atau penuh, bukanlah inti persoalan. Problem utama di Indonesia adalah tidak dipahaminya Declaration of Human Rights bahwa kehidupan beragama adalah HAM (apakah itu Kristen, Budha, Ahmadiyah dll.) Problem ke-2 yang parah di Indonesia adalah minimnya pelaksanaan hukum, mosok pembunuh hanya dihukum 6 bulan? Di Belanda hukuman terhadap pembunuh 7 tahun ke atas, apalagi motifnya penindasan agama seperti di Cikeusik. Bereskan dulu HUKUM dan HAM di Indonesia, baru menyibukkan diri dengan gentong kosong atau gentong isi. Sebab kalau terlalu nyaring berteriak padahal pementungan, penusukan, pembunuhan di Indonesia terhadap pendeta/tetua/umat beragama serta perusakan/pembakaran rumah ibadah terus berlanjut, lama-lama orang Indonesia lah yang menjadi gentong nyaring, ha ha. Sekalian menanggapi Jemmy Adytya Romaroppen, Natal dalam agama Kristen memang bukan ibadah terpenting. Hanya saja Natal lebih hura-hura, karenanya bagi yang tak paham dianggapnya Natal adalah upacara paling penting bagi Kristen. Saya jelaskan di sini bahwa upacara paling penting dalam Kristen adalah Paskah. Bila anda kebetulan di Belanda/Eropa di bulan April, alamilah suasana musim semi yang sejuk penuh bunga dan kicauan burung, pada saat itulah makna Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus) mencapai puncak ritual dalam agama Kristen. Sama seperti Idul Fitri, Paskah pun dimulai dengan puasa selama 40 hari, hanya saja puasa dalam Kristen tidak 100% pantang makan/minum/seks, tapi makan kenyang sekali saja sehari. Namun apa pun ragam agama-agama, di Belanda/Eropa tetap berlaku ketat larangan mengganggu upacara keagamaan apa pun, apalagi sampai merusak rumah ibadah atau melukai/membunuh orang. Memang saat perayaan agama, ada tambahan anggota intel, namun mengerahkan belasan ribu anggota polisi saat Idul Fitri, Natal atau Paskah tak pernah terjadi di Belanda/Eropa karena memang tidak diperlukan. Pengerahan ribuan polisi di Belanda/Eropa hanya terjadi bila holigan kesebelasan A bentrok dengan holigan kesebelasan B, atau saat imigran hitam menjarah toko dan membakar mobil seperti di Paris dan London. Dilihat dari segala sudut, pengerahan belasan ribu anggota polisi dalam Operasi Ketupat atau Operasi Lilin menandakan sistim hukum dan pemahaman HAM di Indonesia masih amat lemah. Maka anda-anda upayakan saja memperbaiki situasi hukum/HAM di Indonesia, pesan saya: jangan pernah malu belajar hukum dan HAM dari Belanda/Eropa. Okki dokki yah.
Danny, Anda kelihatan sekali nggak suka dengan keadaan indonesia, memang Indonesia masih belum bisa seperti Belanda, baik ekonomi maupun cara berpikir manusia nya, tapi untuk bisa seperti sekarang ini, Belanda membutuhkan waktu yang sangat lama, soal HAM jujurlah Anda apa negara semaju ini bisa menetrapkan soal HAM dengan baik? HAM kan bukan cuma bakar gereja? Korupsi kan bukan cuma prittttttt .. 10.000 rupiah? Lihatlah di Belanda ini siapa saja yang pernah korupsi? Anda lupa, nanti saya kirimi e-mail ! Bagaimanapun juga Anda adalah bagian dari Indonesia, buktinya Anda juga makan nasi seperti saya, Anda ngomong Indonesia seperti saya, OOOOH IYA, ANDA JUGA LAHIR DI INDONESIA SEPERTI SAYA JUGA KAN?? Nah sejelek apapun Indonesia, tidak akan berubah baik kalau cuma NGOMONG DOANG seperti yang Anda lakukan
Maaf mas Dany Lim, (belum2 dah minta maaf nih.Sebab saya takut disamber)
Mengenai arti PASKAH.
Bukankah Paskah itu tejadinya di saat EXODUS Yahudi Pimpinan Nabi Musa sewaktu melawan Firaun di tanah Mesir? Paskah artinya Passen, Passing (lewat).Pada saat itu dimana anak anak laki2 Yahudi tidak dibunuh oleh Tuhan.. Energi Pembunuh dari Tuhan lewat tanpa daya bunuh dari rumah2 orang2 Yahudi.. Maka jadilah Paskah.
Hal itu terjadi jauh sebelum Gusti Yesus Kristus lahir.
Seingat saya itu ada diceritakan di Perjanjian Lama (Keluaran, Exodus).
Memang pada zaman saat Gusti Yesus Kristus sudah ada, kericuhan di Bait Suci terjadi pada saat orang Yahudi merayakan Paskah.. Disitu yang dipentingkan RITUAL nya, semua serba materialistis, hura hura, pakai korban ini koban itu, haus beli ini beli itu.Sedangan arti ESSENSI nya TEIMA KASIH PADA ALLAH SWT menjadi kabur. Ritual ritual Agamis yang MUNAFIK itulah yang Yesus Kristus TIDAK setuju. Lalu Beliau "merusak" UBO RAMPE untuk upacara ritual ke agamaan waktu itu. YESUS KRISTUS tidak senang dengan SHOW SHOW penyembahan ALLAH..
Jelas saja, Beliau malahan ditangkap oleh Penguasa kiriman dari Roma (Pontius Pillatus dkk) serta para Rohaniawan2 Yahudi (ahli2 Taurat) yang merasa terancam AJARAN2nya serta KURSI KURSI EMPUK nya. Sampai Gusti Yesus di salib. Tapi ini pasti Anda juga tahu..
"Doe normaal, jullie mensen.Niet overdrijven AUB". Itu keinginan Gusti Yesus Kristus yang saya tangkap dari ajaran ajaran Beliau.
Dan itu sangat sangat baik.. Saya kira semua Agama juga mengajarkan begitu.. Niet overdrijven.
salam damai
mbahpur
DOE NORMAAL
Ada dua kata Belanda yang mirip, yaitu 'passeren' (lewat, melalui) dan 'Pasen' (Paskah). 'Pasen' ditulis dengan 1 s dan selalu ditulis dengan huruf besar P, sama seperti kita juga selalu menulis Idul Fitri, Natal, Idul Adha, Paskah dengan huruf besar. Sebetulnya anda sendiri menulis di atas ini bahwa exodus itu dilakukan oleh bangsa Yahudi, jadi 100% sesuai dengan agama Yahudi, bukan agama Kristen. Mengapa tiba-tiba exodus dibaptis menjadi kisah agama Kristen? Dan anda sendiri juga menulis tentang Perjanjian Lama, yaitu Kitab Taurat milik umat Yahudi, sedangkan Kristen mendasarkan diri pada Perjanjian Baru. Perjanjian Baru atau Injil dimulai saat kelahiran Yesus Kristus, dewasa, berkarya, disalib dan bangkit dari kematian di hari Minggu Paskah. Kristen lahir karena kebangkitan Yesus Kristus itu. Karena Paskah berkonotasi sengsara Yesus maka Paskah (atau Pasen dalam bahasa Belanda, 1 s, bukan 2 ss) tak mencolok seperti Natal. Itu sebabnya kelompok non Kristen seperti anda tak paham tentang Paskah. Tapi tak mengapa, namanya juga non Kristen, ya logis saja bila tak paham Paskah.
bagaimana keadaan saudara2 disana kalau idul fitri datang,,?apakah ada kebebasan dari pemerintah belanda pada saat merayakan idul fitri.??
Ada satu lagi perbedaan ramadan/Idul Fitri di Belanda dan di Indonesia yang tidak disebut oleh jurnalis Ranesi, padahal ini yang paling PENTING, yaitu ini: di Belanda ramadan/Idul Fitri (dan juga Natal/Paskah) tidak pernah dikawal oleh Operasi Ketupat yang mengerahkan belasan ribu anggota polisi seperti di Indonesia, sebab melukai orang di Belanda hukumannya berat, amat berat. Orang boleh anti Islam seperti Geert Wilders dan 1,5 juta pendukungnya, tapi mencabut selembar rambut muslim DILARANG KERAS. Berkat hukum yang keras itu maka muslim di Belanda dapat menjalankan ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan damai, aman dan nyaman. Semoga pemerintah Indonesia mau dan mampu mencontoh pemerintah Belanda dalam hal ketegasan menjalankan Hukum Pidana, agar minoritas Kristen dan Ahmadiyah di Indonesia dapat menjalankan ibadahnya dengan damai, aman dan nyaman, seperti minoritas Islam di Belanda yang damai, aman dan nyaman selama ramadan dan Idul Fitri. Jangan malu mencontoh Belanda demi kebaikan dan kehormatan bangsa Indonesia sendiri, mosok membunuh umat Ahmadiyah di Cikeusik hukumannya cuma 6 bulan??? Bagaimana bisa kapok mereka?
mohon maaf bung Danny liem, kita melihat secara jernih kultur dan budaya setempat, apakah perayaan Natal dibelanda semeriah di indonesia? tentu tidak, orang belanda merayakan natal hanya sebagai bahagian dari tradisi bukan perayaan keagamaan, seperti kumpul bersama keluarga dan makan kalkun serta minum wiyn dan saling memberikan kado, hanya orang orang tualah yang masih setia datang kegereja dan melakukan ibadah dan hampir 85 persen orang belanda tidak kegereja, mereka percaya kepada nature atau alam tidak kepada tuhan, seperti juga apa yang dianut oleh wider, apapun kepercayaannya kita patut hargai, atau operasi lilin pada saat natal itu tujuannya bukan semata mata pengamanan tapi juga adalah pelayan dari aparat kepolisian untuk melancarkan pelaksanaan perayaan ibadah jadi apaun inisiatif dari aparat kepolisian kalaupuntujuannya untuk kebaikan patut diapresiasi. salam
Salut untuk penerapan hukum di Nederland, kalau sudah seperti itu suasana hati akan selalu nyaman. Coba Indonesia bisa menerapkan seperti hal itu.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.