Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Junito Drias

Lagi, Wilders Bilang Islam itu Terbelakang!

Diterbitkan : 30 Agustus 2010 - 10:38am | Oleh Junito Drias (Screenshot)
Diarsip dalam:

Dalam wawancara dengan televisi Belanda akhir Mei lalu, Geert Wilders juga menegaskan warga Indonesia tak boleh lagi imigrasi ke Belanda.

Bukan Wilders kalau tidak menghina Islam. Dalam sebuah laporan TV Australia SBS, politikus Belanda tersebut menyebut budaya Islam terbelakang dan penuh dengan kekerasan.

Tentu saja ini kesekian kalinya Geert Wilders membuat pernyataan pedas soal Islam dan muslim. Yang beda laporan ditayangkan ketika perundingan pembentukan kabinet sedang berjalan. Partai lainnya VVD dan CDA bukan anti Islam, sangat membutuhkan dukungan PVV, partainya Wilders.

Reporter SBS Australia menjuluki Geert Wilders sebagai Kingmaker, si pemegang kunci dalam pembentukan kabinet.

Dalam wawancara, Geert Wilders juga tegas menjelaskan definisi negara Islam. "Setiap negara yang penduduknya lebih dari 50 persen beragama Islam."

Geert Wilders, lewat partainya PVV, punya program anti pendatang dari negara Islam. Lelaki keturunan Hindia Belanda(konon omanya keturunan Madura) tegas melarang seluruh warga Indonesia untuk tinggal di Belanda. Lihat video di bawah ini.

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono akan berkunjung ke Belanda Oktober 2010.

Kalau penyusunan kabinet Belanda berjalan lancar, maka SBY, presiden negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, akan bertemu dengan pemerintah dukungan partai PVV dan seorang Geert Wilders yang anti Islam.

Video laporan lengkap SBS Australia di sini.

Diskusi

agnostik 24 September 2010 - 10:09am

Kalau melihat tindak-tanduk FPI (Front Pembela Islam) memang benarlah apa yg dikatakan Wilders. Wilders hanya salah jika menyamaratakan bahwa semua penganut agama islam macam di Amerika atau yg di eropa sama primitipnya dengan islam di Indonesia macam FPI, Basyir cs...FPI lahir di zaman yg salah...ia semestinya ada di zaman ketika manusia mulai belajar berburu binatang....

Anonymous 24 September 2010 - 8:54am / indonesia

kalau mau membanding2, dibanyak negara arab, gereja baru sama sekali tidak diperbolehkan. Wanita non muslim wajib pake jilbab ,dan sama sekali tidak ada yg protes.
di eropah dan amerika ,mesjid tumbuh cukup menjamur , meski sekarang timbul pro dan kontra, tapi masih banyak masyarakat non muslim dan pendeta2 kristen bahkan yahudi yg membela hak pendirian mesjid. ( googling aja, beritanya banyak sekali).
Jilbab diperbolehkan, yg dilarang cuma burqa, yg memang sangat menutup diri (exclusive dan asosial ).
Disekolah2 amerika dan eropah skrg banyak di ajarkan pengenalan akan islam
Di Indonesia,memang ada toleransi,tapi itu adalah sisa peninggalan lama dan skrg makin bergeser kelain arah .

Wilders 24 September 2010 - 2:08pm

kok kenapa jadi ke Arab sih? malah disini beritanya gak nyinggung Arab, situ malah bawa2 Arab aneh yah situ...

lewinsky 16 September 2010 - 4:09am / indonesia

Peradaban Islam dan Peradaban Barat (Kristen) dari jaman ke jaman selalu berhadapan. Sampai kiamatpun tidak akan pernah hidup berdampingan dengan damai. Masing-masing akan merasa terancam eksistensinya.

Kalau kristen menjadi mayoritas disuatu negara maka mayoritas akan merasa memiliki begitu juga sebaliknya. Meskipun di negara itu menganut prinsip-prinsip demokrasi yang paling liberalpun. Karakter ingin menguasai merupakan salah satu karakter yang dimiliki manusia yang tidak bisa dipungkiri lagi. Hal ini berlaku bagi segi apapun dari kehidupan manusia seperti kehidupan berpolitik, berbisnis, bersosial termasuk kehidupan beragama.

Yang paling hangat dan paling sensitiv adalah masalah kehidupan beragama terutama yang paling menonjol adalah kompetisi dalam memberi pengaruh dalam penyebarluaskan ajaran-ajarannya. Tapi yang harus menjadi catatan penting adalah dalam penyebaran ajaran-ajarannya jangan terlalu agresif dan propokativ sehingga dapat menimbulkan benturan antara pemeluk agama. Kalau terjadi benturan dimasarakat maka pemerintah harus menjadi fasilitator untuk mengatur tata tertib dalam hal kerukunan kehidupan beragama.

Di Indonesia, peranan pemerintah dalam mengatur kerukunan kehidupan beragama sudah cukup baik walaupun dilapangan masih ada konflik yang terjadi antara masyarakat islam dan kristen dimana puncaknya terjadi kerusuhan di Ambon dan Poso.

Friksi yang terjadi bukan saja terjadi di Indonesia, di negara-negara lain seperti di negara-negara eropa tidak jauh beda kekuatan tarik menarik antara kepentingan islam dan kristen sangat menonjol akhir-akhir ini. Parahnya hal ini sudah masuk dalam ranah politik, seperti halnya yang di usung partai kebebasan pimpinan geert wilder di belanda yang mempunyai program penghapusan dan pengusiran umat islam yang ada di belanda, mendapatkan dukungan luas dari masyarakat dan mendapatkan kursi cukup banyak di parlemen. Bagaimana jadinya kalau orang semacam geert wilder masuk dalam pemerintahan. Maka program-program untuk menghancurkan keberadaan umat islam di belanda akan mudah dilakukan...ini lebih mengerikan dibandingkan dengan yang terjadi di Indonesia.

Contoh lain yang tak kalah menyedihkan adalah dengan keluarnya undang-undang hasil referendum di swiss yang melarang membangun mesjid dengan kubahnya, di perancis keluar undang-undang pelarang cadar dan masih banyak campur tangan pemerintah dalam hal pembatasan beribadah bagi umat islam di negara-negara barat.

Di indonesia masih mending, pemerintahnya masih melindungi hak-hak para pemeluk agama untuk mendirikan tempat ibadah dan beribadah seuai ajaran agamanya. Malahan munkin sebaliknya umat islam yang mayoritas dikerjai oleh minoritas kristen dalam upaya menghambat umat islam beribadah. Mau contoh ! banyak diantara umat islam yang bekerja di perusahaan milik orang kristen yang tidak bisa melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya diantaranya melarang wanita muslim memakai busana muslim pada saat berkerja, tidak disediakan tempat untuk sholat dan sebagainya.

Anonymous 12 September 2010 - 10:49am / Indonesia

Maaf rekan2, janagan samakan minoritas kristen yg di Indonesia dgn minoritas muslim di Eropa yg umum nya Imigran. Minoritas Kristen di Indonesia adalah penduduk asli Indonesia yang ada di bumi pertiwi sejak nenek moyang.

Wilders 24 September 2010 - 2:02pm

Nenek moyang? apa mereka sudah kristen dari sebelum kedatangan Belanda??? Sadarlah kristen bisa ada di Indonesia ya karena mereka itu...

Fkausar 9 September 2010 - 10:08am / Indonesia

Sayap harap kita sebagai muslim wajib mencontoh wilders! Kita di indonesia harus mendiskriminasi minoritas kristen dll. Gereja harus di hentikan atau dibatasi saja! Sementara itu kita tidak perlu tepengaruh dng wilders, terlalu bodoh jika kita terpengaruh dng dia. Tapi kita harus beterima kasih atas pemikirannya karna dng itu memungkinkan kita untuk melakukan hal yg sama kepada umat kristen dll. Apa yg wilders lakukan tentu akan berdampak pada kristen di indonesia. Thanks wilders

Fkausar 9 September 2010 - 10:06am

Sayap harap kita sebagai muslim wajib mencontoh wilders! Kita di indonesia harus mendiskriminasi minoritas kristen dll. Gereja harus di hentikan atau dibatasi saja! Sementara itu kita tidak perlu tepengaruh dng wilders, terlalu bodoh jika kita terpengaruh dng dia. Tapi kita harus beterima kasih atas pemikirannya karna dng itu memungkinkan kita untuk melakukan hal yg sama kepada umat kristen dll. Apa yg wilders lakukan tentu akan berdampak pada kristen di indonesia. Thanks wilders

antonio banderas... 8 September 2010 - 5:21am / indonesia

Semua ini karena perilaku and tabiat islam sendiri....
jika islam tidak bermasalah dengan agama lain and penduduk lokal tidak mungkin seperti ini...

Tapi islam justru menunjukan paras kasarnya...dalang dari berbagai pemboman...

Yang justu menunjukkan/gambaran ajaran islam itu sendiri....

saya sebagai penduduk indonesia sendiri..merasakan hal itu...

Gereja kami di paksa tutup..padahal kami bukan penjahat..bukan pelaku pembunuh diri...
kami adalah asli warga negara indonesia yang punya hak sama....

http://www.sinarharapan.co.id/cetak/berita/read/kebebasan-beribadah-yang...

Xenophanes Parmenides 7 September 2010 - 4:24pm

Geert Wilders benar, imigran muslim nggak tau diri dan nggak punya malu, hidupnya seperti parasit. Dan konyolnya mau dirikan negara islam dinegara yang mereka tumpangi. Fakta memperlihatkan semua negara-negara yang penduduknya muslim, seperti Indonesia nggak bisa maju dan tidak mungkin bisa maju. Di Indonesia dari sebelum merdeka sampai sekarang Darul Islam terus bergerak ingin merubah negara Republik Indonesia menjadi negara Islam. Budaya Indonesia sudah diganti menjadi budaya arab, perempuan muslim badannya dibungkus seperti lontong, laki-lakinya berpakaian a la arab berjenggot seperti kambing...perilakunya sama dengan arab yang hidup di abad keVII.

Anonymous 7 September 2010 - 3:02am / indonesia

Semoga orang2 Eropah cepat sadar sebelum segalanya terlambat, Sekarang banyak politisi bahkan pemuka2 agama non-islam di Eropah dan Amerika yang mendukung kesamaan hak muslim (bisa baca banyak artikel mengenai hal ini ), sedangkan dinegara2 mayoritas muslim terjadi diskriminasi yg makin menjepit terhadap hak2 non muslim, jangankan mendirikan gereja,hanya untuk beribadahpun dipersulit .
Semoga orang2 yg berpikiran maju semacam Wilders makin banyak,
Dunia perlu plural, biarkan Eropah berwarna Eropah ,Arab berwarna Arab, maka dunia akan berwarna warni dan itulah yang membuatnya indah.

lewinsky 16 September 2010 - 3:12am / indonesia

Siapa bilang negara di eropa, amerika, dan australia toleran terhadap umat islam. bukalah matamu bung, umat islam contohnya di swiss dilarang mendirikan mesjid, di amerika susah mendirikan mesjid susah beribadah, umat islam diteror mesjidnya dibakar dan dilempari dengan kepala babi dan masih banyak lagi. Di belanda, greet wilder sangat membenci islam dan banyak contoh lain yang menggambarkan pemerintah dan masarakat barat yang tidak suka dengan perkembangan islam di barat.

Justru bangsa baratlah yang memberi contoh untuk tidak toleran mayoritas terhadap minoritas.

Anonymous 6 September 2010 - 12:24pm

Mendengar komentar diatas, saya merasa SANGAT malu mendengar nya, bukankah kita semua diajar untuk mengasihi sesana, baik yg beragama maupun yang tidak? Bagaimana dengan penjelasan diatas, dimanakah kasih yg sebenarnya berada??

Hati Berbalik 6 September 2010 - 5:27am / indonesia

Daniel Streich, politikus Swiss, yang tenar karena kampanye menentang pendirian masjid di negaranya, tanpa diduga-duga, memeluk Islam (mengkoreksi masukan diatas re penentang menara mesjid di Swedia, harusnya di Swiss seperti tulisan/koreksi di atas).

Anonymous 6 September 2010 - 4:03am / saudi arabia

sebaiknya imigran2 di eropa dikembalikan ke negara asalnya.....

Anonymous 2 September 2010 - 10:11am

mari kita doakan dia panjang umur agar menyaksikan kebesaran ALLAH SWT

mael 31 Agustus 2010 - 11:00pm

Maaf saja, tuan Wilders tidak tau kalau orang terpopuler di Dunia mayoritas muslim, kalau Tuan Wilders non-muslim berarti dia tidaklah populer dan sudah pasti terbelakang,,,

Anonymous 31 Agustus 2010 - 12:25pm / Indonesia

Dari pada jadi mualaf, tuan lebih terhrmat di Dunia dan akhirat menjadi Atheis, Camkanlah itu!!!

Jancox njaran 11 September 2010 - 3:54pm / Jerman

Uda jangan didenger tuh KOMENTAR ORANG GILA dari HOLLAND BAKERY.

Jancox njaran 11 September 2010 - 3:53pm / Jerman

Uda jangan didenger tuh KOMENTAR ORANG GILA dari HOLLAND BAKERY.

Haki 31 Agustus 2010 - 6:11am / Indonesia

Biasanya orang yang terlalu berlebihan dalam menghukumi sesuatu akan jatuh pada apa yang ia hukumi, smoga saja suatu hari nanti kita akan menjumpai lebih banyak muallaf semisal wilders... benci lalu cinta.. ini hanya soal waktu saja, makin ia membenci satu agama berarti ia belum memahami hakikat agama-agama lain didunia.

smoga wilders sgra dapat menjadi muallaf baru, sehingga cahaya islam dapat segera bangkit di negri tulip yang tercinta.

Hati Berbalik 6 September 2010 - 2:03am / indonesia

Demikian salah satu 'hukum alam' yang sering kita saksikan...seperti juga politisi penentang menara mesjid di swedia, akhirnya malah convert to islam....
Silahkan dalami terus islam, yang demikian itu baik bagi yang bersangkutan dan semuanya....

Hati Berbalik 6 September 2010 - 5:24am / indonesia

Maaf koreksi bukan di Swedia, tapi ini maksudnya: Daniel Streich, politikus Swiss, yang tenar karena kampanye menentang pendirian masjid di negaranya, tanpa diduga-duga, memeluk Islam.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET