Namanya, mungkin, tak membangkitkan memori apapun di kepala. Tetapi di situs internet video YouTube, Peter Fennema, populer sebagai orang Belanda totok yang jago main -nyanyi juga- musik pop Indonesia.
Tidak sulit menemui lelaki berambut gelap ini. Awalnya seorang mahasisiwi Indonesia di kota Enschede, Belanda Timur, mengirim kabar ke Radio Nederland. Katanya ada wong Londo yang suka main lagu-lagu pop modern Indonesia. Ella Meilianda, nama pelajar itu, juga pernah ikut nyanyi bareng.
Singkat kata, kami bertemu di stasiun kota dekat perbatasan Jerman tersebut. Peter Fennema datang dengan teman hidupnya Lucie Klein Breteler serta Ella Meilianda. Hari masih pagi, dan kopi rasanya pas dinikmati sambil membicarakan rencana "ngamen".
Kami langsung cepat akrab. Peter menceritakan bahwa dirinya sejak umur enam tahun sudah bisa main piano. Gitar dan flute menyusul belakangan. Musik Indonesia dicicipinya saat tengah berwisata ke Sulawesi. Di sebuah desa, ia memainkan piano dan bersama Lucie menyanyikan lagu Desaku. "Persisnya saya lupa, tahun 2000 atau tahun 2001," kata Peter.
Percakapan membuahkan kesepakatan bahwa Peter Fennema akan memainkan gitar dan menyanyikan lagu ciptaan Chrisye, Kisah Kasih di Sekolah, di centrum kota Enschede. Warga Belanda terkagum-kagum sekaligus bingung melihat bule ini "ngamen" lagu Indonesia. "Ini lagu Jepang?" tanya seorang pejalan kaki.


















Very Simple but nice reportage
Saya suka orang ini, hebat sekali, dua jempol ke arah atas untuk beliau.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.