Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Kamis 23 Mei  
Avatar Junito Drias

Kedai Tabu the Movie: Lima Puluh Euro (Trailer)

Diterbitkan : 18 Juni 2012 - 12:54pm | Oleh Junito Drias (Foto: Screenshot Ranesi)
Diarsip dalam:

Radio Nederland Siaran Indonesia ditutup! Asep Surya kehilangan pekerjaan. Tak sanggup jujur kepada istrinya, karena malu dan tabu, Asep berpura-pura masih bekerja di Ranesi. 

Sebagai penyiar, Asep biasa berurusan dengan mikrofon. Setelah tak lagi bekerja di Ranesi, ia tetap melayani "mikrofon". Nantikan video Kedai Tabu the Movie: Lima Puluh Euro. Diputar premiere 22 Juni 2012. (Peringatan! Video ini untuk orang dewasa di atas usia 21 tahun)

Diskusi

Anonymous 1 April 2013 - 9:39am

indeed, berlebihan sekali? apakah Ranesi tidak mempunyai nama? kan bisa dijadikan referensi untuk mencari pekerjaan baru, mantan penyiar Ranesi. Kalau memang domisilinya di belanda, jadi penjaga toko kek, tukang cuci piring, lebih bagus kemana mana.. saya selalu percaya, apapun kondisinya kita mampu tegak kembali dengan cara yang baik.

Anonymous 25 Agustus 2012 - 6:54am / KJRI Denhaag

Hahahah ... Film nggak mutu. Film ini ada penghinaan terbesar kepada bangsa Indonesia oleh radio Belanda. Mereka hendak mengatakan kita sebagai bangsa pelacur dan kuli. KJRI Denhaag akan membuat tuntutan hukum segera.

Anonymous 25 Agustus 2012 - 6:50am / KJRI Denhaag

Hahahah ... Film nggak mutu. Film ini ada penghinaan terbesar kepada bangsa Indonesia oleh radio Belanda. Mereka hendak mengatakan kita sebagai bangsa pelacur dan kuli. KJRI Denhaag akan membuat tuntutan hukum segera.

otak busuk 18 Juni 2012 - 11:07pm

lebay berlebihan gak harus gltu2 amat ya emang ini cuma film,, knapa gak kreatif cari kerjaan lain napa ?
nyuci piring atawa cuci kakus masih banyak DI BELANDA bersih di kantor dll, dari pada situ jadi tukang sedot pejuk,,, nyerobot kerjaan banci aja wkakakak,,,

Iqbal 19 Juni 2012 - 6:47pm

Komentar anda mencerminkan siapa diri anda !

otak busuk 20 Juni 2012 - 12:38am

om iqbal,, kritik sya ditujukan kepada si pembuat film ini kenapa harus lebay begitu, dikarnkana ranesi gak mengudara jd putus asa apapun dilakukan kenapa alurnya harus ganti profesi kaya gitu ! gak kreatif
saya lihat RNW ini seperti berita nostalgia hampir sebagian beritanya flashback mundur atawa kembali kebelakang banyak mengulas masa lalu indonesia
bahkan semua disini dianggap cerita2 itu sdh usang, itu semua makanan empuk bagi RMS untuk terus menghujat indonesia

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...