Setiap tahun, menjelang perayaan carnaval, pencipta dan penyanyi lagu-lagu rakyat Belanda mengeluarkan lagu-lagu yang diharapkan bisa ngetop saat karnaval.
Kalau tahun lalu orang Cina menjadi sasaran lagu-lagu karnaval, tahun ini giliran pengguna burka.
Johan Vlemmix kembali menghebohkan khalayak dengan lagu karnaval "Doe de Boerka" (Goyang Burka, red), yang kini ngetop.
Ia sudah beberapa kali diancam dan di YouTube ruang komentar dicabut.


















ketidak- tahuan membawa kebodohan, kebodohan sikap kebodohan pendapat. sebaiknya jika tidak tahu benar jangan berpendapat. jika tidak tahu dan ingin berpendapat, setidaknya belajarlah ato paling tidak bertanyalah dengan ahlinya. MODERN PEOPLE, u should know better lah!
gak heran kok mana burqa yg dikenakan manusia, mana yg dikenakan istri iblis, ya gak heran kok...
Begitulah,.. orang akan akan melihat suatu kesenian terkait degan etnis dan asal budaya tertentu,bahkan agama tertentu pula.. Orag mudah tersinggung Baca : TERUSIK kalau Kebudayaan dari Arab kuno ini ditampil kan sisi erotis nya menolak mentah2 seolah ini tidak pernah ada .. padahal kita semua tau Agama juga sebuah produk budaya ditelan metah2 juga . berikut seni dan kebudayaan nya.. baik yg positip maupun yg negatip .
kalau namanya BURKA haruslah dilarang di bumi Eropa. itu tidak pantas di Eropa. Kalau ada saja yang mau memakai BURKA kembalikan saja kenegeri asalnya. Aneh juga bagi mereka yang mau mencoba mempengaruhi orang lain dengan cara cara kekolotan zaman Unta dipadang pasir Mesir. Mereka yang menggunakan BURKA kelihatannya seperti stan lagi berkentaiangan. Orang yang tidak tau, bisa lari terbirit birit karena disangkanya hantu lagi berkeliaran.
Itu payu dara cuman ada dua, tambah satu lagi ditengah-tengahnya dengan granat!!
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.