Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Junito Drias

Gio dan Vanni Keturunan Indonesia

Diterbitkan : 31 Agustus 2010 - 11:52am | Oleh Junito Drias (Screenshot)
Diarsip dalam:

Dua anak Harimau yang lahir di kebun binatang Blijdorp, Rotterdam, boleh merasa istimewa.

Mereka termasuk jenis langka Harimau Sumatra. Di dunia, jumlahnya tinggal tiga ratusan saja. Organisasi perlindungan satwa WWF menyebut, dalam sepuluh tahun, Harimau Sumatra bisa punah.

Kelahiran dua anak macan -sejatinya ada tiga tapi yang satu meninggal tak lama setelah lahir- pada tanggal 21 Mei 2010 tersebut, menambah panjang daftar keberhasilan kebun binatang Belanda dalam mengembangbiakan hewan-hewan langka.

Tak kalah spesial, dua anak harimau diberi nama Gio dan Vanni.

Persis! Seperti nama pemain sepakbola Belanda terkenal keturunan Maluku, Giovanni van Bronckhorst. Bahkan, kapten tim nasional finalis Piala Dunia 2010 itu jadi papa serani si anak macan.

Kebun binatang Blijdorp mengatakan, baik kedua anak harimau dan Giovanni van Bronckhorst punya kesamaan, lahir dan bertumbuh di Belanda, namun punya hubungan dengan Indonesia.

"Tapi saya belum tahu, kedua anak harimau dapat paspor apa," ujar Stefan Timmermans, pengasuh Harimau Sumatra, sambil tertawa.

 

Diskusi

Sally 2 September 2010 - 2:17pm / indonesia

Ramadhan mubarok.. i love islam

Sally 2 September 2010 - 2:16pm / Indonesia

Ramadhan mubarrok,,, i love islam

Anonymous 1 September 2010 - 6:56pm

Harimau kok komentar soal islam.

Sally 31 Agustus 2010 - 4:29pm / Indonesia

Islam adalah merupakan cara Muhammad cs untuk mengikat kesetiaan para pengikutnya sekaligus membuat dan mempergunakan para pengikutnya sebagai mesin perang yang agresif dan ekspansif dengan janji kenikmatan sesudah kematian. Ini sangat membahayakan kehidupan manusia secara umum. Muslim radikal abad ini merupakan teroris dan pembunuh yang paling produktif dan berbahaya saat ini. Umat manusia sudah semestinya cepat menyadari bahaya ini.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET