Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Junito Drias

Dilema Memaafkan dan Melupakan Belanda-Indonesia

Diterbitkan : 23 Januari 2012 - 4:28pm | Oleh Junito Drias (Foto: Screenshot Ranesi)
Diarsip dalam:

Writers Unlimited, festival sastra di negeri Belanda, mengundang penulis asal Indonesia, Leila S. Chudori, untuk berbicara dalam diskusi bertema Forgive or Forget.

 

Proses rekonsiliasi antara Belanda, si penjajah, dan Indonesia, si terjajah, tidak pernah resmi dilakukan. Sejarah kelam kedua negara masih banyak yang belum jelas, dan cenderung (dipaksa) dilupakan. Leila, penulis buku 9 dari Nadira merasa rekonsiliasi perlu dijalankan, namun ia cenderung, ingin kedua masyarakat melihat masa depan. 

Di tengah kesibukan festival sastra negeri Belanda Winternachten, Leila mengunjungi Radio Nederland dan berbincang dengan Dina Wiyasti, wartawan RNW. 

Diskusi

Anonymous 28 Januari 2012 - 10:07am / Pancasila

Ibu Leila S. Chudori si manis orangnya. Tapi bagaimana dengan kesusastraannya, manis ngga bu? Kesusastraan model apa saja yang dibawa ibu ke Belanda? Ada perbedaan yang amat besar antara kesusastraan Indonesia dengan Jawa, Papua, Kalimanatan dll. Semuanya tidak sama, jangan main pukul rata saja bu, itu bukan lagi kesusastraan melainkan hantam kromo saja. Tapi jangan patah semangat bu, tancap terus bila ada kesempatan kita akan sama sama mengoreksinya dan memperbaiki segala kekeliruan pemerintah NKRI yang telah bersalah membentuk NKRI 17 8 1950 di Jakarta itu.

Anonymous 6 Februari 2012 - 10:22pm

Selamat jalan ibu Leila sampai jumpa dilain kesempatan dengan sajian Kesusastraannya ya? Ik hou van je.

Margono Betawi 5 Februari 2012 - 11:17am / Indonesia Gila

........ " TEX PROKLAMASI INDONESIA " .......
*
"Kamai bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia, hal hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dll, akan diselenggarakan dalam tempo yang sesingkat singkatnya. Jakarta 17 8 1945. Atas nama Bangsa Indonesia Soekarno - Hatta.

*
Dimanakah mata ranati yang dapat menjadi penghubung "kami bangsa Indonesia" dengan "Republik Indonesia" itu? Dimanakah bangsa Indonesia itu berada? Dan bagaimana sampai bisa menjadi Republik Indonesia? Dan disinilah awalnya bagaimana kesusastraan dan budaya Indonesia dikembangkan. kalau tidak, maka sastra Jawa dan budaya Jawalah yang menjadi Indonesia secara menyelutuh. Indonesia negara gila dan palsu.

AkuSaja 24 Februari 2012 - 12:56am

kelahiran mana nih Mas Margono Betawi? numpang tanya aja ah..kalo lahir di Indo & ortu juga lahir di sana kho bisa ya bilang 'Indonesia negara gila dan palsu.' ccckkkkk

Anonymous 3 Februari 2012 - 10:50pm / Indonesia

......." Diatas muka Bumi ini, negara yang Palsu dan Ilegal itulah INDONESIA "......
*

NKRI adalah negara yang palsu. Sehingga baik itu kesusastraan ataukah kebudayaannya, semuanya adalah palsu, karena NKRI tidak mempunyainya. Dan kalau dikatakan bahwa ada, maka itu adalah penipuan dan pemalsuan. NKRI sendiri, bukanlah negara merdeka dan berdaulat. Hanya karena ada sedikit perhatian dunia dikala itu menyangkut KOMINIS, terpaksa USA memainkan vriendjes politiknya untuk Sukarno terlepas dari pengharu KOMINIS RUSIA dan CINA. Tapi sesungguhnya, NKRI itu benar benar adalah negara Palsu dan ilega.

AkuSaja 24 Februari 2012 - 1:01am

Aduh si mas anonymous suka berkoar-koar trus ya.. pertanyaan sama mas: anda sama orang tua kelahiran mana mas? pinter ya bahasa indonesianya kalo memang bukan orang Indonesia atau udah ganti pasport ya mas..eh ya masih makan nasi, rendang, tempe? tahu kah dikau? wwkkwkwkkkk

Anonymous 4 Februari 2012 - 12:17pm

Kepada semua orang yang diindonesiakan aku bertanya, kapankah RI itu mendapatkan kemerdekaan dan kedaulatannya? Kapankah Indonesia itu diakui? Kapankah RIS itu mendapatkan kemerdekaan dan kedaulatannya? Kapankah NKRI itu mendapatkan kemerdekaan dan kedaulatannya? Dapatkah seseorang yang beranggotakan pemerintah RI, Indonesia atau NKRI ataukah KBRI di Den Haag atau belgia atau di Prancis bisa menjawabnya? Silakan dan terimakasih.

Anonymous 5 Februari 2012 - 12:43am

Indonesia adalah negara palsu dan ilegal serta semua sistem pemerintahannya adalah berstatus kriminal international. segala bentuk hukum dan perundang undangan negara dimaksud adalah sungguh palsu dan abrakadabra serta ilegal. Sayonara.

Flints 30 Januari 2012 - 9:32pm / NL

Kalau mengikuti pikiran anda, kesusastraan Amerika Serikat itu tidak ada karena ada perbedaan amat besar antara kesusastraan Amerika Serikat dengan California, Texas, Utah, New York etc. Kenapa sih di sini alergi dgn NKRI kayak anjing2 yang menggonggong dan berusaha utk meyakinin orang dgn info yg ada di situs yg mereka buat sendiri??? Get real!

Margono Betawi 5 Februari 2012 - 9:54pm

Para Pejuang dan Pemerintah RMS adalah orang orang yang sadar dan berlian. Mereka tidak pernah termakan desas desus orang orang yang patah hati dan tak seimbang dalam rasa dan tujuan. Ingatlah bahwa segala yang menyangkut Indonesia itu, adalah semata penipuan dan kejahatan. Tidak ada yang baik datangnya dari Indonesia. selain dari tipu dan kejahatan serta intimidasi TNI dan POLRI.

Margono Betawi 1 Februari 2012 - 6:18pm

Itukan, setiap kali kalian mencoba memberikan keterangan untuk membela apa saja yang berhubungan dengan Indonesia atau NKRI, tidak pernah ada kesampainanya. Tetap saja tidak sampai. USA lain dengan NKRI. Amerika Serikat, berbanding dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nah lo. Untuk itu, bedanya besar sekali. Yang pertama, pemerintah USA tidak berbohong dan memanipulasi dokument PBB, tapi pemerintah NKRI segalanya yang menyangkut NKRI adalah bukti nyata bahwa, pemerintah NKRI adalah pemerintah pemalsu dokument PBB dan negaranya sendiri. Kalau mempertahankan RIS, maka ceritranya sama dengan USA. Tapi bagaimana mungkin, RIS ditumpas, lalu diganti dengan NKRI? Dimanakah landasan bernegaranya untuk bisa mempunyai nilai budaya dan kesusastraan berbangsa dan bernegara yang hanaya satu saja? Konyol lu dengan keterangan mu. Kalau dibodohi oleh pemerintah, jangan lagi membodohi orang lain.

Flints 2 Februari 2012 - 10:32am / NL

Kalau anda yakin bahwa pemerintah NKRI memalsukan dokumen PBB, pergi tuh ke New York untuk meyakini Dewan Keamanan PBB. Jangan menggonggong di sini mengganggu orang lain, bikin kacau diskusi yang bertopik Sastra Indonesia. Kayaknya tuh DK PBB santai2 saja dgn NKRI, malah sebentar lagi NKRI duduk lagi sebagai anggota tidak tetap DK-PBB. Seperti yang saya bilang kemarin2 kepada anda: Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu.

AkuSaja 24 Februari 2012 - 1:06am

Betul!!! udah kayak pakar sejarah aja.mangnya liat dengan mata kepala sendiri mereka2 itu.. gak capek tuh berkoar2 ngejelekin aja.. propaganda aja..kapan damainya nih dunia kalo banyak orang2 yg gak tau apa2 kayak mereka bikin propaganda..PEACE!!

Margono Betawi 2 Februari 2012 - 7:30pm

Anda keliru mas, dizaman Sukarno dan Suharto lain dengan zaman SBY. Ditahun 2010 dan 2011 sudah terbukti tentang bagaimana langkah awalnya Pemerintah RMS mengandaskan President NKRI SBY dan Konsep NKRI Belanda pada tanggal 22 November 2011 atas keputusan Hakim Belanda kalah kedua duanya menghadapi Pemerintah RMS diluar negeri. Dan itu berarti bahwa, Hak Kedaulatan RMS tetap terjamin dalam Peti Kemasan PBB. Yang satu hari nanti harus dibuka sebagai pembuktian juridis international. Ada waktunya mas, dan anda bersama semua yang di NKRIkan itu akan menyakskan dengan mata kepalamu sendiri. Itu pasti. Kami tidak mau tergopo gopo, melainkan perlahan lahan tapi pasti sampi juga. Oke, terimakasih dan terimalah Mena Muria pasan RMS.

AkuSaja 24 Februari 2012 - 1:09am

oh ya Mas...teman2 ikke banyak orang maluku & saya sendiri bukan orang maluku..tapi kita gak pernah ada masalah tuh...happy happy & damai2 aje..
Kalo mau merdeka, merdeka kan diri sendiri dari yg negatif deh Mas..salam

Flints 4 Februari 2012 - 12:55am / NL

Kita lihat saja, pak. Jangan cuma ngomong saja. Semoga RMS tidak hanya jago kandang saja di Belanda dan bisa membuat sesuatu yang positif untuk warga Belanda, orang2 di Maluku dan seluruh dunia termasuk saudara2mu di Indonesia. Jangan memukul rata suatu suku dan jangan cuma merengek2 Belanda saja!

Anonymous 4 Februari 2012 - 12:01pm

Dari zaman Sukarno, semuanya bilang bahwa, RMS itu separatis, RMS itu mau membangun rumah dalam rumah. Sekarang setelah adanya media elektronik inilah, kita bisa memperlihatkan betapa bejatnya dan lalimnya pemerintah NKRI itu. Mereka menyembunyikan segala kebenaran dari dunia dan mengatakan bahwa RMS itu salah. Nah lo, sekarang kita mau buktikan bahwa, NKRI itu berstatus PALSU dan ILEGAL. Apakah itu kamilah yang bersalah lagi? Konyol lu dengan Indonesiamu. Untuk berapa lama lagi, kami harus terus disalahkan dalam kesalahanmu? Kalian yang salah, kalian yang palsu, kalian yang ilegal, lalu kalian menempatkan kami dalam semua itu, masihkan andapun demikian? itu urusan dan pilihanmu. Tuhan memberkati semua orang yang tau berbuat baik amin.

Flints 4 Februari 2012 - 1:48pm / NL

Heran saya sgn RMS-RMS di sini. Sdh beberapa kali saya bilang, minjam istilah negara kumpeni: gelijk krijgen is anders dan gelijk hebben. Mungkin ada benar dgn urusan ilmiah anda, tapi keadaan di lapangan mungkin jauh berbeda. Dan sekali lagi kalau anda ingin membuktikan, pergilah menggonggong ke PBB bawa semua bukti yang anda punya, mungkin ada negara2 yang simpati kepada anda. Saya cuma ingin katakan GOOD LUCK atau HEEL VEEL SUCCES! Setiap topik yang ada di sini selalu dibelokkan oleh bapak2 Mena Muria. Jangan menggonggong di sini lah, bisa merusakan kenyaman orang lain yg ingin berdiskusi tentang topik yang sebenarnya. Begrepen???

Anonymous 4 Februari 2012 - 5:43pm / Indonesia

Ini anda lagi ngomong bahasa apa lagi? Karuang omong aja nih. Kusut kasat dalam emosi sehingga omongnya seperti benang kusut aja nih. Selama kurung waktu 60 an tahun, siapa saja dari Indonesia itu menghina kami katanya RMS itu separatis, nyatanya NKRI itu palsu dan ilegal, lalu menuduh RMS dengan hal hal yang bukan bukan. Konyol lu. Sekarang kalau kalian ahli sejarah Indonesia, tunjukanlah sejarahmu itu dong. jangan cuman main sikat saja seperti orang lagi mabuk kepayahan.

Flints 4 Februari 2012 - 9:33pm / NL

Bahasa apa? Saya gunakan bahasa INDONESIA untuk menanggapi bahasa anda (maaf kata ya ... susah dimengerti). Mungkin bahasa yang anda pakai termasuk dalam kategori bahasa Mena Muria. Tunjukkanlah kebenaran anda di forum PBB daripada di forum RNW. Siapa tahu ada negara lain selain BENIN yang bersimpati ke kasus anda. Jangan berkotek atau menggonggong di sini lagi! Nanti jadinya klojo.

Anonymous 5 Februari 2012 - 12:39am / NEGARA REPUBLIK MALUKU SELATAN

Sebaiknya aku lagi berusaha mencari kebenaran demi mendukung status QUO RMS dari katakan bahwa, NKRI itu negara berdaulat, pada hal palsu dan tipu. Setelah itu tidaur nongkrong lagi. Diatas muka bumi ini, hanyalah Indonesia yang negaranya disebut sebagai negara palsu dan ilegal. malu ngga? Pasti tidak tau malu. Karena sudah tua dengan kebiasaan tipu dan bohong. KKN dibiarkan, merampok hak milik orang dibilang itu miliknya, adalah fakta nyata dari UUD 1945 dan KUHP 1958 serta merta pancasilanya. INDONESIA (NKRI) benar adalah negara palsu dan ilegal, dan semua sistem pemerintahannya adalah kriminal international mas.

Flints 5 Februari 2012 - 1:41am / NL

Sudah kubilang: jangan berkotek dan menggonggong di sini. Pergi sana tuh ke PBB. By the way, Sekjen PBB besok akan datang ke Jakarta. Kalau bisa booking tiket pesawat sekarang ke sana (mungkin ke New York mahal), bawa benderamu dan segala buktinya lalu berikan ke beliau. Sayang energi anda dihabisin di sini dan effeknya di forum ini (terutama untuk saya) sama sekali tidak ada. Semoga sukses!!! Negaramu adalah negaramu dan negaraku adalah negaraku.

Anonymous 5 Februari 2012 - 10:47am

Itu pasti, jangan gentar. Takan lari gunung dikejar. Benar ngga? Itu saja untuk ketahuanmu.

Flints 5 Februari 2012 - 4:34pm / NL

Good luck! Nanti sepuluh tahun ke depan saya minta anda untuk mengupdate usaha anda dan grup anda, sampai sejauh mana hasilnya. Jangan cuma omong doang seperti anggota NATO: No Action Talk Only. Untuk selanjutnya anda dan simpatisan anda ke PBB saja dengan segala bukti.

Anonymus 27 Januari 2012 - 7:31am / IRIAN BARAT

--------------" Pemerintah NKRI adalah PEMERINTA LUPA " ...........
*
Apa sebab nama IRIAN BARAT diganti? Apa sebab nama IRIAN BARAT diganti? Apa sebab? Cari dahulu akar permasalahannya. I R I A N = Ikut Republik Indonesia ANTI Nederland atau Barat. Jadi pemerintah NKRI benar benar bermusuhan dengan Belanda atau Barat. Dengan peristiwa teroris Bin Laden itulah, MPR dan DPR serta BIN di Jakarta memainkan peran politiknya untuk menggoda Rakyat Bangsa Papua untuk menggantikan nama IRIAN kembali kepada Papua. +++ Disinilah terdapat seninya sastra dan budaya Indonesia +++. Jadi sekarang baru pemerintah NKRI agaknya sedikit leluasa untuk membicarakan persoalan Indonesia dalam bentuk LUPA. Kedua, yang lucunya TNI dan POLRI tidak membela IRIAN tapi PAPUA yang bukan milik NKRI. Ini betul sekali bahwa, Pemerintah NKRI itu Pemerintah Lupa. Untuk itu, kesustraan NKRI itu seharusnya dijuluki kesustraan dan budaya lupa.

Mustajab 28 Januari 2012 - 5:18pm

Setelah aku membaca keterangan para penulis di milis ini, maka pertanyaanku begini: " KAPANKAH INDONESIA MENDAPATKAN KEDAULATANNYA? " Tolong memberikan jawaban yang pasti dan tepat untukku. Terimakasih. bapak bapak mentri di Jakarta atau para cendikiawan yang bermurah hati, tolonglah aku untuk mengetahuinya. Kapankah, Indonesia mendapatkan kedaulatannya? Terimakasih sebelumnya.

HONDATIGER 28 Januari 2012 - 11:22pm / Indonesia

INDONESIA TIDAK MENDAPATKAN KEMERDEKAAN DARI SIAPA2. KECUALI KARUNIA DARI TUHAN YME.

Mustajab 28 Januari 2012 - 5:16pm

Setelah aku membaca keterangan para penulis di milis ini, maka pertanyaanku begini: " KAPANKAH INDONESIA MENDAPATKAN KEDAULATANNYA? " Tolong memberikan jawaban yang pasti dan tepat untukku. Terimakasih. bapak bapak mentri di Jakarta atau para cendikiawan yang bermurah hari, tolonglah aku untuk mengetahuinya. Kapankah, Indonesia mendapatkan kedaulatannya? Terimakasih sebelumnya.

Rommly anak Sutedjo 26 Januari 2012 - 10:06pm / Belanda - Indonesia

Rorgive or forget dalam bingkisan Sastra Indonesia yang dimaksudkan oleh saudari Leila yang datangnya dari Indonesia ke Belanda menggambarkan ketidak peduliannya Pemerintah Kerajaan belanda terhadap Indonesia. Dari pandangan para sastra Indonesia sesuai dengan sejarah yang dianutinya selama ini, adalah sungguh suatu penyajian makala yang tidak berdasar. Sejak kapankah Belanda menjajah Indonesia? Sehingga forgive or forget haruslah menjadi sasaran para sastrawan Indonesia dalam festival sastra Belanda. Apa yang dapat dicapai oleh sastra Indonesia menyangkut penjajahan belanda di Indonesia? Saya bukan seorang ahli sejarah sebagai mereka mereka yang selalu pasang dadanya kedepan, tapi aku tidak mau ditipu oleh mereka mereka yang menamakan dirinya ahli sejarah Indonesia. Aku sadar, bahwa setiap orang yang menyatakan dirinya ahli sejarah Indonesia itu bohong dan tipu semuanya. Karena apa? Dengan menyebut nama INDONESIA itu saja, sudah tipu dan bohong. Akar dan aslinya Indonesia, haruslah terdahulu diketehui dan dijelaskan secara tepat dan benar. Tapi kalau hanya katakan bahwa, INDONESIA itu negaraku dan negaramu, omongkosong melompong. Indonesia bukanlah bangsa atau negara yang dalamnya kita bisa memetik sejarah dan kebudayaan yang pasti dan jelas. Sebagai seorang sastrawan yang jujur, apa yang menjadi pedomannya? lalu bagaimana mau bicara tentang forgive or forget? Sayonara.

Kamit 28 Januari 2012 - 11:59am

ROMMLY, BAGIMANA ANDA BISA TAU MANA YANG BENAR DAN MANA YANG SALAH KLU ANDA SENDIRI TIDAK PUNYA REFERENSI ATAU BUKTI DAN FAKTA YG BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN. KESIMPULAN NYA, ANDA SENDIRI ADALAH SEORANG PENIPU, ATAU ORANG YANG PERNAH DIKECEWAKAN DAN TERBUANG DARI INDONESIA

Rommly anak Sutedjo 28 Januari 2012 - 4:58pm / Belanda - Indonesia

Kalau anda seorang bersekolah, coba anda pikirkan terdahulu tentang apa itu RI, apa itu RIS dan apa itu NKRI? Proklamasi Indonesia 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur no. 56 dan berdekatan dengan rumahku itu aku tau betuk peristiwanya. TEX PROKLAMASINYA menyatakan "Kami bangsa Indonesia" ...... pertanyaannya ialah, bangsa Indonesia itu yang mana? dapatkah anda menjawabnya? Sedangkan proklamasi dikala itu, tidak ada siapa siapa, kecuali Sukarno dan Mohamat Hatta doang. Lalu bagaimana sampai berbentuk Republik Indonesia dan setelah itu menjadi RIS dan kemudian diganti lagi oleh Sukarno menjadi NKRI? Bisakah anda membuka akal pikiranmu lalu menjelaskannya secara akademis? Silakan dan aku mau membacanya. kalau tidak maka semua itu adalah palsu dan ilegal.

Flints 30 Januari 2012 - 9:38pm / NL

Ngapain sih ribut2 ttg (NK)RI, RIS, RMS, Nenek moyangmu dan Nenek moyangku. Sekarang lagi krisis, coba mikirkan gimana caranya kira semua keluar dari krisis. Jangan habiskan waktu utk bertengkar ttg sapi2 tua yg sdh sekarat di kali dan selokan. Atau anda sdh hidup nyaman dari uitkering dari Belanda???

AkuSaja 24 Februari 2012 - 1:16am

BETUUULLL!!! SETUJU!!!
belanda aja lagi krisis...hidup dari uitkering juga gak bakal cukup...
Life is too short PEOPLE!!..STOP FIGHTING...PEACE!!

Dijk 28 Januari 2012 - 10:18pm

Kami tidak perduli dengan segala argumentasi mu, kami hanya mau menatap kedepan menuju masa depan Indonesia yang lebih baik. Kalau anda bilang ilegal, silahkan dituntut secara hukum sesuai argumentasi mu.

Laode Songko 26 Januari 2012 - 9:35pm / Lagi vakansi dari Indonesia

Prf. Dr. mantan Ketua MPR memproklamirkan JIHAT di MONAS tahun 2001 dan mempersiapkan mereka ke Maluku untuk berperang dan pada tanggal 11 September 2001 terjadilah serangan teroris di dua gedung mewa di New York USA dan semua rakyat Indonesia di Jakarta hura semuanya. Setelah keluar ultimatum dari President Bush tentang perbuatan biadab tersebut, barulah semua orang di Indonesia mulai ketakutan. Ternyata beberapa anggota BIN dari Jakarta yang ikut dalam permainan Jihat di Maluku sungguh membingungkan. Tapi itu semua adalah permainan Prof.Dr. Amin Rais mantan ketua MPR dikala itu. Dan sekarang kalau melihat kejahatan TNI dan POLRI di Atjeh maupun di Papua barat, membuktikan bahwa, pemerintah NKRI benar benar adalah pemerintah kejahatan perang dan melanggar hak hak kemanusiaan.

J.H. Werinussa *** RMS *** 26 Januari 2012 - 2:47pm / Republik Maluku Selatan *** RMS ***

Pemerintah NKRI benar benar adalah pemerintah - Penjahat Perang. Pemerintah NKRI adalah pemerintah pemalsu semua dokument PBB dan dokument negaranya sendiri. Pemernitah NKRI tidak pernah membuat perjanjian bernegara dengan Republik Maluku Selatan dan Juga Papua dan juga Atjeh dll. Pemerintah NKRI tidak mempunyai landasan hukum bernegara. Pemerintah NKRI tidak ada hubungannya dengan ketentuan hukum international dan peraturan PBB. Pemerintah NKRI adalah pemerintah pelanggar semua ketentuan hukum Internarional dan peraturan PBB. Pemerintah NKRI adalah pemerintah pelanggar agriment KMB dan Rancangan Konstitusi RIS 1949. Pemerintah NKRI berstatus palsu dan ilegal. Dan itu membuktuikan bahwa, pemerintah NKRI benar benar adalah pemerintah Kriminal International. Pemerintah NKRI benar benar adalah pemerintah persekongkolan kejahatan berat international. Pemerintah NKRI benar benar adalah pemerintah perampok negara orang lain dan menjadikannya bagian dari NKRI yang adalah berstatus palsu dan ilegal. Pemerintah NKRI pelanggar semua ketentuan hukum International dan peraturan PBB. Dari BPPKRMS dan terimalah salam kebangsaan kami "Mena Muria"

Anonymous 26 Januari 2012 - 3:58pm

Werinussa....ck ck ck...Bahasa dari seorang yang cari perhatian dan frustasi.....kasihan ! Terimalah salam kami : "HIDUPLAH INDONESIA RAYA"

mbahpur 26 Januari 2012 - 10:55am / Indonesia

mbahpur 26 Januari 2012 - 9:53am / Indonesia

balas

Rommly anak Sutedjo 26 Januari 2012 - 6:34am
akhirnya terbuka web tsb. Gambar2 pada message 56790 adalah kejadian menunjukan peristiwa2 di Aceh, BUKAN di Ambon. Kekejian pembunuhan rakyat sipil oleh Militer tidak saja terjadi di Aceh. Bagi saya sebagai orang Jawa menilai penulisannya sangat tidak adil, dimana disitu disebutkan secara sugestif bahwa TNI = ORANG JAWA..Orang Jawa membunuh orang Aceh.
Anda tahu juga pada peristiwa 30 September 1965, orang Jawa membunuh orang Jawa sendiri. Anda perlu tahu, bahwa persoalan di Indonesia itu sebenarnya bukan suku lawan suku. Titik lemah dari SARA ini memang orang asing senang menggunakannya.
Memang orang Aceh sejak dahulu kala juga pada zaman penjajahan Belanda sangat hebat dalam meng expresikan rasa ingin KEMANDIRIAN nya. Saya pribadi sebagai orang Jawa sangat kagum dengan perjuangan rakyat Aceh hingga sampai hari ini.
Yang menarik dalam berita gambar itu, beberapa foto2 menunjukkan kemiripan antara pasukan TNI dengan pasukan (Koninklijke) Marechaussee atau mungkin juga KNIL. Pada saat KNIL inipun juga selalu terjadi Jawa membunh Jawa.
Saya selalu berpendapat, bahwa Belanda masih belum mau melepaskan Indonesia. Secara terang2an atau secara tidak terang2an, yaitu dengan cara meminjam tangan2 pribumi Indonesia. Anda tentu tahu apa itu IGGI...
Dibanyak hal saya juga tidak setuju dengan banyak methoda yang kebetulan dilakukan oleh suku saya sendiri. Sejak zaman Mahasiswa, saya sebagai orang Jawa dan kawan2 saya tidak merasa diwakili oleh Soeharto yang juga Jawa itu. Filosofi orang Jawa adalah bukan begitu..
Jadi sekali lagi, masalah Indonesia bukan suku melawan suku.
Ini masalah EKONOMI dan POLITIK. Kita jangan mau di adu domba lagi..

AkuSaja 24 Februari 2012 - 1:23am

BENER MAS...orang2 yang gampang di adu domba yah itu orang2 yg gak berpikiran maju ah...kalo mau merubah sesuatu demi kebaikan semua yah dengan cara baik2 dong...generasi muda kayak kita harus berkepala dingin dan lebih berjiwa besar ... bukan cuma bisa teriak2an di milis ini.. bener gak Mas...salam

Rommly anak Sutedjo 26 Januari 2012 - 1:37pm

mbahpur, begitulah kebiasaan Jawa. Tidak disesalkan bahkan atau menjadi marah atas tindakan dan perbuatan biadab dan terkutuk itu, malah mutar kiri mutar kanan segala. Untuk apa anda memberikan komentar yang bukan bukan, lihatlah kedua JENDERAL biadab itu. Masihkah andapun mau mutar kiri mutar kanan tentang mereka? Bukalah matamu seluas luasnya dan tanyakanlah pada dirimu sendiri, begitu biadabnya TNI membunuh manusia dengan prikemanusiaan dan pancasila serta binike tunggal ika atas UUD Bab XVI pasal 37 dan KUHP 101 macam pasalnya, dan tap tap MPR di Jakarta? Terkutuklah kau hai engkau yang menamakan dirimu NKRI biarlah kutuk dan laknat serta segala macam sampar menimpa engkau dengan keluargamu dalam membela NKRI sebagai negaramu. Semoga sumaph serapah ini menjadi bahagian kalian semua teristimewa Bina Graha dengan semua penghuninya. Biarlak kutuk dan sampar menjadi bahagianmu hai engkau yang menamakan dirimu NKRI. Biarlah kutuk dan sampar menjadi bahagianmu hai engkau yang menjadi TNI dan POLRI dari jenedreral sampai kepada tamtama dan semua yang terlibat dalamnya. terkutuklah engkau hai NKRI dan biarlah semua yang menduduki pemerintahan pada negara itu, biarlah terkutuk dan sampar menjadi semua kehidupan keluargamu.

Anonymous 26 Januari 2012 - 4:09pm

Hanya orang yang tidak beriman yang suka mengutuk orang lain, apakah anda juga seorang yang suci dan bersih ? semoga Tuhan mengampuni dosa mu wahai Rommly.

Rommly anak Sutedjo 26 Januari 2012 - 7:53am

mbahpur, mengulangi tulisanku dibawa ini: NKRI mendapatkan kedaulatannya pada tanggal 17 Agustus 1945 atau 17 Agustus 1950 di Jakarta? RI mendapatkan kedaulatannya 17 Agustus 1945 atau 17 Januari 1948 diatas kapal perang UUS Renville di Jakarta? Indonesia mendapatkan kemerdekaannya sesuai dengan tex proklamasinya tertanggal 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur no. 56 Jakarta atau kapan? RIS mendapatkan kedaulatannya pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta atau 27 December 1949 di Amsterdam Belanda? NKRI mendapatkan kedaulatannya pada tanggal 17 Agustus 1950 di Jakarta atau 17 Agustus 1945 di Jakarta? Lalu tex proklamasi RI itu yang mana? Tex Proklamasi NKRI itu bagaimana? Disinilah awalnya kesustaraan dan budaya NKRI dibuktikan. Silakan menjawabnya. Aku menanti.

Rommly anak Sutedjo 25 Januari 2012 - 10:25pm / Belanda - Indonesia

Dari zaman Sukarno sampai dengan hari ini, kesusastraan dan budaya NKRI itu adalah GENOCIDE, Persekongkolan kejahatan berat international, penipuan dan pemalsuan disegala bidang kehidupan, intimidasi, kolaborasi, pencurian, perampokan hak milik orang lain dan dengan cara intimidasi menyatakan bahwa itu milik NKRI. Terbukti sekali pada www.ambon.com massage no. 56790 silakan membacanya.

mbahpur 25 Januari 2012 - 7:45pm / Indonesia

Anonymus 25 Januari 2012 - 7:09am / NKRI NEGARAS SIMPANG SIUR,
justru disitu uniknya kehidupan Bhineka Tunggal Ika kawan.
Sastra dan Budaya BUAYA ditambah KOMODO.
Jelas tidak bisa, Tari Bedoyo Srimpi dari Yogya/Solo dicampur dengan Tari Kabasaran Minahasa. Memang tujuannya juga tidak men synthesa atau melebur ke dua budaya ini. Lihat saja, Gula dan Air juga tidak terlebur menjadi satu senyawa. Air dan Gula masih ber diri sendiri2, walau tercampur
menjadi satu. Bhineka Tunggal Ika, tidak berarti jika anda dari suku Maluku kemudian anda harus menjadi orang Jawa. Bisa dinamakan, berlebur secara fisik, bukan secara kimia. Hidup rukun berdampingan TANPA harus melepaskan identitas dan karakter diri masing2..Anda Maluku, saya Jawa. Bisa hidup berdampingan dengan rukun saling membantu. Apa salahnya?

Tetapi selain bentuk campur fisik, kitapun juga bisa menjumlahkan dari dua hal yang berbeda itu dengan cara di analisis dulu.. Setiap mahluk hidup pasti mengandung AIR.. Inilah persamaannya antara Buaya dan Komodo.
Maka Kadar AIR dari tubuh KOMODO + Kadar AIR dari tubuh BUAYA bisa dijumlahkan. Juga air buah apel bisa dijumlahkan dengan air buah mangga.
Jadi orang Jawa dan orang Maluku itu ada juga persamaannya. Kadar KASIH dan TOLERANSI manusia2 berbeda suku ini bisa dijumlahkan. Anda juga tahu, ada ibu2 Jawa menikah dengan bapak2 Maluku. Demikian pula sebaliknya.
Demikian pula orang Batak dan Minahasa.
Di Indonesia (selama tidak ada PROVOKATOR2 jahat SARA), kehidupan antar suku sebenarnya rukun2 saja. Kerukunan ini lah yang membuat banyak orang iri hati. Padahal justru hal2 inilah yang dikehendaki oleh Tuhan YME.. Indonesia memang sedang membangun dalam segala hal. Fisik dan Nonfisik. Merdeka juga baru 2012 - 1945 = 67 tahun. Ini adalah waktu yang pendek jika mengingat penjajahan yang sangat lama serta ke ragaman sosial dan budaya yang ada di Negri kita ini. Jadi memang nampaknya SIMPANG SIUR. Sebab memang problem nya sangat komplex. Justru itulah mari kita coba sama2 memberikan andil solusi yang konstruktif.

Rommly anak Sutedjo 25 Januari 2012 - 10:15pm / Belanda - Indonesia

Untuk membenarkan ketarangan anda mengenai kadar air dalam tubuh Buaya dan Komodo serta persamaan rasa kemanusia yang dilengkapi dengan misteri Pancasila dan bineka tunggal ika, alangkah baiknya anda membaca keterangan dari Pak Wiranto dan SBY menyangkut NKRI di www.ambon.com no. 56790. Yaitu dari Sabang sampai ke maroke. Disitulah dapat kita lihat tentang kesusastraan dan budaya NKRI itu semakin jelas dan terarah. Terimakasih dan selamat membaca.

mbahpur 25 Januari 2012 - 11:31pm / Indonesia

sudah saya coba buka www.ambon.com ber kali2.
sayangnya tidak bisa terbuka. mungkin anda bisa ceritakan sedikit isi no. 56790? terima kasih.

Rommly anak Sutedjo 26 Januari 2012 - 7:34am

Sayang sekali mbahpur, anda bisa saja ke GOOGLE lalu tulis saja www.ambon.com dan cari massage 56790 dan sudah terungkaplah semuanya dengan mudah dan dapat anda lihat dengan mata kepala sendiri tentang betapa mulianya hati nurani Pak Wiranto dan SBY memperlihatkan wacana sastra dan budaya NKRI secara jelas dan terang. Oke, terimakasih.

mbahpur 26 Januari 2012 - 10:53am / Indonesia

Rommly anak Sutedjo 26 Januari 2012 - 6:34am
akhirnya terbuka web tsb. Gambar2 pada message 56790 adalah kejadian menunjukan peristiwa2 di Aceh, BUKAN di Ambon. Kekejian pembunuhan rakyat sipil oleh Militer tidak saja terjadi di Aceh. Bagi saya sebagai orang Jawa menilai penulisannya sangat tidak adil, dimana disitu disebutkan secara sugestif bahwa TNI = ORANG JAWA..Orang Jawa membunuh orang Aceh.
Anda tahu juga pada peristiwa 30 September 1965, orang Jawa membunuh orang Jawa sendiri. Anda perlu tahu, bahwa persoalan di Indonesia itu sebenarnya bukan suku lawan suku. Titik lemah dari SARA ini memang orang asing senang menggunakannya.
Memang orang Aceh sejak dahulu kala juga pada zaman penjajahan Belanda sangat hebat dalam meng expresikan rasa ingin KEMANDIRIAN nya. Saya pribadi sebagai orang Jawa sangat kagum dengan perjuangan rakyat Aceh hingga sampai hari ini.
Yang menarik dalam berita gambar itu, beberapa foto2 menunjukkan kemiripan antara pasukan TNI dengan pasukan (Koninklijke) Marechaussee atau mungkin juga KNIL. Pada saat KNIL inipun juga selalu terjadi Jawa membunh Jawa.
Saya selalu berpendapat, bahwa Belanda masih belum mau melepaskan Indonesia. Secara terang2an atau secara tidak terang2an, yaitu dengan cara meminjam tangan2 pribumi Indonesia. Anda tentu tahu apa itu IGGI...
Dibanyak hal saya juga tidak setuju dengan banyak methoda yang kebetulan dilakukan oleh suku saya sendiri. Sejak zaman Mahasiswa, saya sebagai orang Jawa dan kawan2 saya tidak merasa diwakili oleh Soeharto yang juga Jawa itu. Filosofi orang Jawa adalah bukan begitu..
Jadi sekali lagi, masalah Indonesia bukan suku melawan suku.
Ini masalah EKONOMI dan POLITIK. Kita jangan mau di adu domba lagi..

Flints 30 Januari 2012 - 11:06pm / NL

Menurut komen2 yg berseliweran di sini Republik Indonesia itu ibaratnya Republik Jawa. Apa yg terjadi di Indonesia terutama hal2 yg negatif adalah ulah orang Jawa. Kalau ada hal2 yg positif terjadi bukan karena orang Jawa. Sebagai orang non-Jawa kasihan saja saya melihat betapa mereka masih gunakan SARA dalam menganalisa masalah.

Rommly anak Sutedjo 24 Januari 2012 - 11:29pm / Belanda - Indonesia

NKRI Negara Pembalut Kepalsuan. Saya mengulangi komentarku dibawa ini. Sudahkah anda menyaksikan Rusia yang besar itu dengan semua ketentuan perundang undangannya? Sudakah anda menyaksikan Jugoslavia dengan kehebatannya, pun terpecah belah ngga karuang? Sudakah anda menyaksikan Chekosolowakia terpecah menjadi dua dan itu negara negara tua dan jujur dengan semua existensinya, lalu bagaimana dengan NKRI yang tidak terdaftar sebagai negara berdaulat mutlak di PBB dengan UUD bab XVI dengan segala tetekbengeknya, sementara semua ketentuan hukum international menyangkut hasil hasil KMB 1949 diabaikan begitu saja dengan jalan penipuan dan kepalsuan serta komplot teory dibenarkan? Anda amat keliru dengan gaya tipu dan kebohongan pemerintahmu di Jakarta maupun semua KBRI yang lidahnya penuh dusta dan makar serakah. Sebenarnya, Sastra dan Budaya Indonesia itu, adalah penipuan dan kebohongan, dan itu mutlak. Jadi kalau kalian memulai bersastra dan mencoba menunjukan budayanya, itu artinya tipu dan bohong serta menjerumuskan orang. Contoh, kalau saja kalian membanggakan NKRI itu negara maju dan merdeka, itu saja sudah tipu. Katakanlah, dimana saja ada K B R I itu ada dan ditempatkan, membuktikan kebudayaan tipu dan bohongnya pemerintah NKRI. 17 Agustus 1945 dirayakan setiap tahun, menimbulkan suasana sastra dan budaya bangsa Indonesia mencari inspirasi. 17 Agustus membuat para sastrawan dan budayaan Indonesia terperangkap pada membayangkan indahnya alam Indonesia, tetapi nyatanya, bukanlah Indonesia, melainkan alam rampokan, rampasan dan intimidasi, militerisasi, serta manipulasi dan genocide. Ahli Hukum International yang juga sebagai kepala Dosen jurusan hukum international di Leiden dan di Irland, telah menjadi dua buah pilar tegaknya Negara RMS pada keputusan 22 November 2011 berlalu, mengaku bahwa, sekalipun belum ada satu negara yang mengakui kedaulatan RMS tetapi oleh karena berdasarkan semua ketentuan hukum international RMS itu sah dan legal, maka dengan sendirinya, semua negara telah ikut mengakuinya. Jadi apa perlu lagi ada advocat buat membela RMS? Dikatakan bahwa, tidak ada satu instansi hukum didunia ini, bisa seenaknya saja menyatakan salah kepada kedua Guru Besar Hukum International ini, bila mereka membela persoalan RMS. Untuk itu, tolong sampaikan pesanku kepada pemerintah NKRI agar carilah juga ahli hukum terkenal untuk bisa berhadapan dengan kedua tokoh terkenal ini. Apa yang aku tulis ini, karena aku sendiri telah melihatnya dengan mata kepaluku sendiri. Mr.Dr. Tahitu seorang ahli hukum terkenal di Belanda adalah pembela RMS yang tenang bersama President RMS Mr. John Wattilete sukar ditembusi kemampuannya oleh NKRI. dan pada akhirnya dapat ketahuan begonya dan tipunya. lalu NKRI hancur brantakan. Aku asli Indonesia tapi dibesarkan di Belanda dan belajar banyak sekali tentang NKRI dengan pemerintahannya selama ini. sayonara Jepara dan Jakarta.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET