Orang-orang yang mengajukan pinjaman mikro di Honduras, harus ikut kursus keuangan terlebih dahulu. Alasannya: belajar akutansi dan komputer memperbesar kesempatan pengusaha kecil untuk berhasil. Di Amerika Tengah, Honduras adalah pelopor dalam kursus keuangan. Reporter Alejandro Pintamalli memotret seorang pemilik toko dan seorang petani yang telah mengikuti kursus keuangan ini.
Di 'harddisk mental' saya, pengalaman di Nicaragua masih berbekas. Di negara itu saya sempat meliput penjual tortilla pada 2009 untuk dokumenter berseri soal pinjaman mikro. Setelah selesai bekerja, penjual tortilla itu ikut berbagai kursus bersama sejumlah kolega lainnya.
Berlebihan
Lewat penjual tortilla itu, untuk pertama kalinya saya berkenalan dengan pendidikan keuangan - topik panas di dunia pinjaman mikro. Pendukung akan mengatakan, program ini mendukung dan menguatkan para pengusaha kecil. Di sisi lain, kritikus menyatakan, agak berlebihan untuk menyuruh pengusaha kecil belajar pada waktu luang mereka yang sedikit.
Saya pikir, pada kursus di Honduras, saya hanya akan bertemu pengusaha-pengusaha kecil yang telah berhasil menaklukkan kemiskinan. Nyatanya, kursus keuangan juga diberikan kepada orang-orang yang menerima pinjaman mikro dengan beragam alasan.
Perubahan
"Pendidikan keuangan harus bisa membuat mereka jadi lebih kritis,"terang Juan Vega, direktur PROMIFIN, lembaga yang memberikan pinjaman keuangan untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Amerika Tengah. Dari pinjaman mikro, ada orang-orang yang bisa membeli tanah; kursus keuangan mengajarkan mereka cara mengelola uang dengan baik. Ada juga yang menggunakan pinjaman mikro untuk mendirikan sekolah, membangun jalan dan membuat saluran air.
Pemerintah Honduras sama sekali tidak berbuat apa-apa, terutama di desa-desa seperti El Paraíso dan Intibucá. Saya mengunjungi dua provinsi ini bersama PROMIFIN, yang menyelenggarakan pendidikan keuangan di dua daerah tersebut.
Koperasi
Besarnya organisasi di sana mengejutkan saya. Di seluruh Honduras terdapat 3746 organisasi keuangan lokal (itu baru yang resmi, yang tidak resmi tidak dihitung). Mereka berfungsi sebagai bank kecil, semacam koperasi: kelompok yang hanya terdiri dari 30 orang menabung bersama dan membiayai usaha mereka sendiri.
Contoh ideal adalah Marvin Sánchez yang bisa membuka toko kecil dari pinjaman mikro. Dari kursus keuangan ia belajar menabung. Sekarang, ia terbiasa berhemat. Ketimbang minum soda, misalnya, ia minum air putih jika haus. "Saya berniat membuka swalayan. Nanti saya kirim foto-fotonya kalau sudah dibuka!" katanya antusias.
Ah, berapa pun pertanyaan kritis mengenai pinjaman mikro yang sudah saya siapkan di pesawat, hati saya langsung luluh mendengar semangat Marvin Sánchez.















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.