Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Marijke van den Berg

Amsterdam: Kota Pusaka Dunia?

Diterbitkan : 24 Juli 2010 - 10:22am | Oleh Marijke van den Berg (Foto: RNW)
Diarsip dalam:

Akankah pusat kota Amsterdam menjadi kota pusaka dunia? Ahad (25/07) UNESCO mengambil keputusan soal hal itu. Penduduk Amsterdam punya perasaan ganda. Akankah kota mereka menjadi museum hidup?

Sudah sejak tahun 2006, Amsterdam berusaha agar jantung kota abad ke-17 diakui sebagai warisan dunia. Lokasi-lokasi yang tercantum dalam daftar Warisan Dunia bisa mendapatkan dana untuk pelestarian dan restorasi. Selain itu juga bisa menarik lebih banyak wisatawan.

Turisme
Seperti contohnya kota Belgia, Brugge. Kota ini sudah sejak sepuluh tahun berada dalam daftar UNESCO. Menurut walikota Patrick Moenaerts ini tanda penghargaan atas upaya pelestarian kota selama bertahun-tahun. 

"Untuk sebuah kota turistis - turisme memang baik untuk ekonomi - gelar ini sangat penting."

Tapi Moenaerts juga melihat sisi negatifnya. Brugge juga tempat orang tinggal dan bekerja. Karena itu ia tidak suka ketika orang menyebut Brugge museum hidup:

"Kota harus hidup, harus maju. Ini memang tarik tambang antara hidup di abad ke-21 dan sekaligus menghargai warisan budaya."

Kendati demikian walikota melihat lebih banyak keuntungan daripada kerugian.

Amsterdam
Namun banyak warga Amsterdam tidak sependapat, di antaranya Rogier van Kralingen. Menurut Rogier Amsterdam sebaiknya tidak mengikuti contoh Brugge:

"Amsterdam seharusnya tidak hanya dikunjungi untuk melihat bagaimana masa lampau, tapi terutama untuk merasakan kebebasan yang ada di sini serta sifat liberal dan terbuka kota."

Van Kralingen cemas banyaknya peraturan UNESCO menjadikan kota ini museum hidup:

"Jika ingin menjadi kota yang baik bagi penduduk serta usahawan internasional - sebagian besar pemasukan datang dari usahawan internasional - maka Amsterdam harus menjaga keseimbangan antara turisme, hiburan dan kebebasan bagi penduduknya untuk melakukan apa yang diinginkan."

Menurut Van Kralingen keseimbangan itu sudah bagus, sekarang dan untuk masa mendatang. Gelar 'kota pusaka dunia' hanya bisa mengganggu keseimbangan itu.

Diskusi

ahmad marzose 4 Agustus 2010 - 3:11am / Indonesiche...

Tak perlu diragukan lagi...,salamku.

Mohammed Ramzi 2 Agustus 2010 - 6:00am / Abu Dhabi, UAE

Netherland menjadi negeri yg makmur krn orang2nya sudah gigih sejak ratusan tahun lalu. Kerajaan Belanda membuat kapal yg kokoh & membentuk tentara yg solid, kemudian mengarungi samudera mencari barang dagangan ke nusantara, melewati Tanjung Harapan di South Africa. Mereka sampai di nusantara dan bercokol 350 thn di nusantara, mengirim rempah2 yg harganya bak emas pada saat ini ke negeri mereka. Mereka juga kaya dari negeri jajahan lain di selatan benua Afrika, South Africa. Seorang mantan kolega kerja saya seorang Dutch, menyangkal dan mengatakan negeri mereka tidak menjajah, tapi hanya 'berdagang' di negeri kita, Indonesia.
Salah satu yg paling utama mesti dibenahi dari bangsa kita adalah tingkat pendidikan. Itulah yg masih kurang dari kita dibanding bangsa lain yg telah maju.

adlina hajidah 31 Juli 2010 - 12:19am / rotterdam

wah, enak sekali. Aku baru 16 th lebh 10 bln,SMA kelas 3, baru kembali liburan dari Amsterdam, rotterdam dan kota2 di eropa barat. Aku menghabiskan 26 hari disana, yah..masuk musim panas..tapi tempatnya jauh berbeda dengan indonesia. Ya, kelebihan satu negara itu pasti ada.Hanya karena kedisplinan orang belanda itu jauh sekali dibanding dengan indonesia, contohnya seperti antri..apa saja, dan membawa kendaraan i jalan raya, di indonesia sangatlah riskan..dan bahaya. tapi kalao di holland, para pengendara sopan sekali mengendarai. dan di holland, banyak sekali sepeda, jadi aku sekali, karena di jakarta saja, kalo pengendara motor, suka-sukanya ngebut, apalagi tidak sopan, yah itu karena sekolahnya tidak tamat.Mudah2an indonesia di abad ke 22 bisa jadi leader, itu pun kecepetan kali yah, mana mungkin orang2/masyarakat bisa disiplin kalo bukan ada contoh dari atasan...seperti presidennya, menterinya..anggota parlemennnya...yah...masih jauh deh...

ali nasrun 29 Juli 2010 - 6:26pm / berlin-germany

Negara atau kota bahkan rumah dapat dibangun dengan penuh hasil kreatip penghuninya. Yang pasti merubah sesuatu harus dari kerja keras sendiri. Dengan demikian dapat menghargai hasilnya. Suatu kota kecil yg terletak dibawah permukaan air tetapi dapat dibanggakan.

Mercy van Indon 29 Juli 2010 - 11:16am

kok aku gak bisa lihat videonya ya

Josias Vandermol 29 Juli 2010 - 4:50am / Indonesia

Pengen ke Belanda ketemu dengan keluarga Mama disana. kapan ya..?

sutikno 26 Juli 2010 - 2:08pm

sayang aku belum pernah kesana.

Taufiq Suryasumirat 25 Juli 2010 - 4:05am

Brugge memang indah sekali, kebersihan kotanya terlihat dimana-mana, juga bangunan dan tamannya memang pantas bila dijuluki sebagai kota warisan dunia, tapi saya setuju pula dengan pendapat Van Kralingen mengenai Amsterdam.

sutikno 26 Juli 2010 - 2:12pm

bolehlah ya sekali-kali main ke belanda ke Brugge.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET