Banyak orang mengira, sebagai negara maju Belanda sudah mengatur pengelolahan sampahnya dengan baik. Orang menduga pasti di negeri kincir angin ini tidak ada sampah yang dibuang sembarangan. Tapi ternyata ini tidak benar.
Buktinya Peter Smith, fotografer Belanda, terpaksa menjadi relawan untuk membantu membersihkan sampah plastik yang dibuang sembarangan. Dengan mengendarai sepeda Peter mengumpulkan apa yang disebutnya "sup"itu
Bankai kura-kura
Sup plastic atau sampah plastik yang dibuang sembarangan banyak menelan korban. Peter menceritakan, ia pernah menemukan bangkai kura-kura laut hijau. Di dalam bangkainya ditemukan plastik yang ia lalap ketika masih hidup.
"Dari hasil otopsi ditemukan tiga ratus tujuh belas potongan plastik di perutnya," tandas Peter.
Kura-kura ini hanya segelintir dari korban akibat mengonsumsi sampah plastik.
Walhi
Mulai tanggal 10 April Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) menyelenggarakan Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Menurut Mukri Friatna, Kepala Departemen Advokasi Walhi, pertemuan yang diselenggarakan empat tahun sekali ini tidak hanya diikuti oleh Walhi saja, tapi juga LSM-LSM lain seperti Greenpeace, Sawit Watch dan lain-lain.
"Tema tahun ini adalah "Pulihkan Indonesia dan Utamakan Keselamatan Rakyat," lanjut Mukri. Salah satu hasil yang diharapkan dapat dicapai dalam pertemuan ini adalah MoU yang ditandatangani semua pihak tentang jalan baru untuk pemulihan alam Indonesia, salah satunya adalah ekologi.
"Tindak tegas perusahaan yang membuang limbah ke aliran air dan sungai," tulis Anto Aja menanggapi imbauan RNW untuk memberi saran pada Walhi lewat Facebook.
Masih banyak saran dan pendapat para facebooker yang dibacakan dalam siaran Gaia edisi minggu ini. Untuk mendengarkan silakan klik tanda panah di bawah ini.













Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.