Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Sensual woman

Kedai Tabu - Mengapa Tidak Boleh Bahagia

On air: 13 Desember 2011 16:20 - 15 Desember 2011 20:20 (Foto: Arwen Abendstern)

Diarsip dalam:

Peringatan! Acara ini mengandung konten dewasa.

Bu Iyem pantas merasa tidak bahagia. Suaminya tak pernah lagi mau berintim. Jangankan makan malam romantis, bicara penuh kasih sayang saja, sang suami tak mau. Asih, anak Bu Iyem, juga tak peduli.

Keriput wajah Bu Iyem menunjukkan derita batin. Bu Iyem bertanya-tanya: bahagia kemanakah kau berada? 

Di tengah kegalauan Bu Iyem, Asep Surya mendadak muncul di Kedai Tabu. Bu Iyem kaget, karena menyangka Asep telah mati dibunuh preman gara-gara kasus tanah lima tahun silam. Tapi ternyata Asep sehat, dan kini telah menjadi seorang pemuda gagah dan macho.

Asep rupanya selama ini menyendiri, bertapa di gunung. Konon, ia menemukan kebahagiaan sejati. Hubungan seks, keinginan materi dan duniawi, tidak membuat bahagia.

Tak lama setelah Asep dan Bu Iyem ngobrol, Bung Kusnadi masuk kedai. Umur semakin memakan manajer bank ini. Walau begitu Bung Kus tetap Bung Kus. Ia merasa kunci bahagia mendapatkan semua yang diingini dunia ini: uang, hubungan seks dengan perempuan, lelaki atau siapa dan apa saja.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bahagia? Ah, semua orang mau. Masalahnya bahagia itu seperti awan. Ia bisa dilihat, dirasakan, tapi tak pernah bisa dipegang, apalagi disimpan dalam toples kaca. Ia ada sesaat, kemudian menghilang.

Bertrand Russell, seorang agnostik, ahli matematika, filsuf Inggris pada awal abad 20, berkata: rahasia kebahagiaan adalah menghadapi kenyataan bahwa dunia ini memang bobrok.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Unduh
Mengapa tidak boleh bahagia - Kedai Tabu

Episode kali ini:
- Info tabu: susahnya cari kondom ukuran lelaki Indonesia di negara-negara Barat
- Drama tabu: mengapa tidak boleh bahagia?
- Tanya tabu: apakah saya boleh ngomong jorok?

Diskusi

Very 16 Desember 2011 - 5:51am / Indonesia

Kebahagian itu apabila kita mampu membahagiakan diri kita sndiri

Very 16 Desember 2011 - 5:50am / Indonesia

Kebahagian itu apabila kita mampu membahagiakan diri kita sndiri

Syahda Mariadi 15 Desember 2011 - 3:37am / Indonesia

ternyata bahagia itu adanya di hati kita masing-masing, sesuai dengan ukuran kita masing-masing.

Syahda Mariadi 15 Desember 2011 - 3:37am / Indonesia

ternyata bahagia itu adanya di hati kita masing-masing, sesuai dengan ukuran kita masing-masing.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET