Prihatin dengan keadaan Indonesia, Iwan dan Indah Esjepe membentuk Indonesia Bertindak. Mereka ingin melakukan perubahan, walaupun kecil.
Lima tahun lalu, pasangan suami-istri ini mulai aktif "mengkampanyekan" kecantikan Indonesia, baik di dalam dan di luar negeri. Selain di bidang pariwisata, Iwan dan Indah juga aktif dalam kegiatan sosial lain. Mereka, misalnya, berhasil jadi perantara untuk mengembangkan pemanfaatan daun kelapa di Banten.
Apa saja kegiatan Indonesia Bertindak? Dan bagaimana mereka membiayai kegiatan ini? Klik tanda panah di bawah untuk mengikuti dialog interaktif Iwan dan Indah Esjepe dengan Ferly Tana dari radio MAX FM, mitra Radio Nederland di Waigapu, Sumba, NTT.




















Saya salut banget sama anak bangsa ini mas Iwan n istrinya,siapa lagi sih yg mau ikutan punya "keinginan dan kerelaan" seperti mereka?
Siapa bilang Indonesia not Beautiful? Indonesia itu paling beautiful dibanding dengan negara eropah dan amerika.Baru2 saya lihat di berita luar negeri bagaimana kebebasan seks dan pecandu narkotik dan sejenisnya melanda dunia remaja di sana?serem banget!!!kalau kalian nonton film2 barat pasti konsep yg ditonjolkan adalah seks betul nggak??baru kenal berapa detik udah diajak tidur bareng wow!!moral macam apa mereka itu.Indonesia memamng sih ada yg seperti itu tetapi kalau di buat grafik masih lebih parah 100% mereka.itulah mereka.Di Indonesia masih banyak orang2 yang bermoral,anak2 mahasiswa yg alim,desa2 yg sejahtera.....budaya kita banyak lho..ayo cintai budayamu........
Bagaimana Indonesia itu indah, semua KBRI dimana saja ditemapatkan bertindak diktator sama pegawainya. Gaji pegawainya disunatin setiap kali. Lalu bagaimana ada indahnya indonesia itu. Membuat Pasar malamnya saja, hanya itu itu doang yang diperagakan. Usang ah. malah membuat kekacauan bagi ketentraman masyarakat RMS yang lagi enak senag. Untuk tidak lebih jauh diuntik untik, kalau tidak KBRInya bisa diseret keluar tinggalakan Belanda. Omong omong, KBRI yang di Den Haag itu, orangnya penipu ngga sih? Kalau yang sudah pulang itu, Habibie, itu benar benar kriminal international dan paling penipu ulung terhadap bosnya SBY di Jakarta dan dunia umumnya lho. Semua KBRI semuanya kriminal international. Penipu adalah unsur paling dominan dalam semua gerak langkahnya. Indonesia itu semuanya penipu dan pandai penipu.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.