Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Kamis 23 Mei  
Kerstboom (Flickr / krisdecurtis)

Kedai Tabu - Ibadah Natal? Jangan Lupa Ijin Lingkungan

On air: 24 Desember 2011 12:55 - 26 Desember 2011 12:55 (Foto: flickr krisdecurtis)

Diarsip dalam:

Peringatan! Program ini mengandung konten kekerasan verbal. Dialog dan kata-kata yang digunakan bermaksud untuk membangun refleksi. Mereka yang mudah tersinggung, cepat marah dan gampang terprovokasi, dianjurkan tidak mendengarkan edisi ini.   

Hari raya Natal tiba. Peringatan kedatangan Yesus biasanya dipenuhi pesan: Tuhan mengunjungi bumi untuk membawa keselamatan dan kedamaian. Toh kedua hal itu, secara fisik, masih jauh dari dunia. Konflik penuh kekerasan, dari skala individu hingga internasional, tiap hari terus terjadi.

Bill Clinton, mantan Presiden Amerika Serikat yang sempat menjadi utusan khusus PBB pemulihan pasca bencana tsunami Aceh, pernah berkata:

Perbedaan sesungguhnya di dunia ini bukanlah antara Yahudi dan Arab, atau antara Protestan, Katolik, Islam, Serbia dan Bosnia. Perbedaan sesungguhnya adalah antara mereka yang memperjuangkan perdamaian dan mereka yang ingin menghancurkan perdamaian. Antara mereka yang memandang masa depan dan mereka yang senantiasa mengingat masa lalu. Antara mereka yang membuka tangannya dan mereka yang menutup tangannya.

Bu Iyem mengijinkan warungnya untuk dipakai ibadah Natal, tetapi Nardo Goceng, preman setempat, melarang dengan alasan tidak mendapat ijin lingkungan. Ia langsung merusak kedai, menumbangkan pohon Natal dan menurunkan salib, simbol agama Kristen.

Unduh
Ibadah Natal? Jangan Lupa Ijin Lingkungan - Kedai Tabu

Edisi kali ini berisi:
- drama tabu: beribadah saja kok repot*
- wawancara tabu: kenapa umat Kristen diam saja
- tanya tabu: muak dengan acara-acara keluarga di hari Natal

* Program ini mengandung konten kekerasan verbal. Dialog dan kata-kata yang digunakan bermaksud untuk membangun refleksi. Mereka yang mudah tersinggung, cepat marah dan gampang terprovakasi, dianjurkan tidak mendengarkan edisi ini. 

Diskusi

Ketut Cangkring 6 Maret 2012 - 4:14am

Syukurlah kalau anda ibadah natal di gereja, kalau ibadah di pinggir jalan raya, tentu harus minta ijin lingkungan dan mungkin anda juga melanggar HAM, sebab akan mengganggu arus lalu-lintas, apalagi natalan di warung bu Iyem yg di sebelahnya ada bangunan wihara atau mungkin juga Masjid, ya sekedar cari sensasi belaka ...

J.H. Werinussa *** RMS *** 25 Desember 2011 - 11:19am / Republik Maluku Selatan *** RMS ***

Selamat Hari Natal 25 Desembar 2011 dan Selamat memasuki Tahun Baru 1 Januari 2012 semoga damai dan kebenaran serta keadilan, adalah selalu menjadi landasan hidup kita semua. Segala sepak terjang ditahun ini, sudah kita hadapi dengan penuh perjuangan, namun perjalanan hidup inipun, masih terus berlanjut. Untuk itu, tempatkanlah didepanmu "Kebenaran dan Keadilan" sebagai kalung emas pada lehermu, agar selalu engkau terkenang untuk tidak berbuat kesalahan dan ketidak adilan. Tuhan memberkati Bangsaku dan Rakyatku Republik Maluku Selatan baik di Tanah Air maupun diseluruh dunia, amin. Dan terimalah salam kebangsaan kami "Mena Muria"

J.H. Werinussa *** RMS *** 25 Desember 2011 - 11:16am / Republik Maluku Selatan *** RMS ***

Selamat Hari Natal 25 Desembar 2011 dan Selamat memasuki Tahun Baru 1 Januari 2012 semoga damai dan kebenaran serta keadilan, adalah selalu menjadi landasan hidup kita semua. Segala sepak terjang ditahun ini, sudah kita hadapi dengan penuh perjuangan, namun perjalanan hidup inipun, masih terus berlanjut. Untuk itu, tempatkanlah didepanmu "Kebenaran dan Keadilan" sebagai kalung emas pada lehermu, agar selalu engkau terkenang untuk tidak berbuat kesalahan dan ketidak benaran. Tuhan memberkati bangsaku dan Rakyatku Republik Maluku Selatan baik di Tanah Air maupun diseluruh dunia, amin. Dan terimalah salam kebangsaan kami "Mena Muria"

AnakLembang 24 Desember 2011 - 12:29pm

Didit, God zegene u.

Manieken 24 Desember 2011 - 9:29am

Kejahatan atau sejenisnya, bukanlah cara berpikirnya seorang yang bermoral dan agamawi. Kejahatan dan sejenisnya, bukanlah jalan keluarnya untuk mengatasi atau menyelesaikan suatu permasalahan. Maasakan Tuhan menghendaki adanya seseorang merusak milik orang lain dan berkenan dihatiNya? Apakah anda telah merasa puas bila niatmu telah terlaksana dan orang lain menjadi korbanmu? Camkanlah. Semoga segala perbuatan kami, baik atau buruk, membawa kami kepada kesadaran yang murni. Tuhan memberkati kita semua dan damailah.

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Ranesi Pamit di Indonesia
Dalam rangka acara perpisahan RNW Indonesia 14 Juni di Erasmus Huis,...
Lampu Lalulintas Terlalu Cepat bagi Lansia
Makin banyaknya jumlah kelompok lansia ada dampaknya bagi masyarakat...