Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Irfan Latihan Bersama Persija©Bachdim
Avatar tanjung
Map
Amsterdam, Belanda
Amsterdam, Belanda

Irfan Bachdim Percaya Pepatah Johan Cruijff

Diterbitkan : 3 Februari 2010 - 12:51am | Oleh Eka Tanjung (Nouval Bachdim)
Diarsip dalam:

Walau kecewa gagal mendapat kontrak di Persija dan Persib, Irfan Bachdim tidak patah semangat. Tiga pekan di Indonesia bahkan menebalkan niatnya bisa merumput di Indonesia.

Pepatah yang pertama kali dipakai maestro sepakbola Belanda, Johan Cruijff "Elk nadeel heeft zijn voordeel" yang artinya, 'dibalik setiap kerugian selalu ada keuntungannya.' terlontar dari mulut Irfan Bachdim.

Ungkapan itu mendasari perbincangan di rumah Irfan di Mijdrecht dekat Amsterdam. Pertemuan dengan dua wartawan Radio Nederland, Selasa siang 2-2-2010 itu diiringi cuaca gerimis dan jalan yang masih bersalju.

Walau suhu di luar sangat dingin namun suasana ruang tamu itu terasa hangat. Seperti bisa terasa di video versi bahasa Belanda. Video sub-title bahasa Indonesia di sini 

Persiapan
Bagi cowok ramah 21 tahun itu, tiga pekan di Indonesia memberikan kekayaan pengalaman tentang sepakbola Indonesia. Ia tidak kelihatan marah atau kesal kepada pihak manapun. Ia mengaku kecewa dengan 'terlalu cepat' kembali ke Belanda. Menurutnya karena persiapan yang kurang dari semua pihak, termasuk dirinya.

Momentum
Kegagalan lamaran ke Persib, baginya bukan kesalahan klub Maung Bandung. Dia menyayangkan momentum kedatangannya di Kota Kembang yang tidak pas. Proses pendekatan di Persib kurang mulus karena tim inti sedang main tandang di Kalimantan. "Seharusnya minggu kedua ke Bandung, dan minggu pertama ke Persija dulu." katanya.

Sementara luputnya pendekatan dengan Persija, menurutnya karena momentum yang juga tidak tepat. Dengan penuh kesadaran dan kesabaran dia mengatakan bahwa Macan Kemayoran tidak bisa mengikat dia karena sedang membidik dua pemain lain yang mengenal medan dipandang lebih cocok.

Antusias
Irfan tidak meragukan niat baik semua orang di Jakarta, dari pelatih Benny Dollo, staf, dan sesama pemain semuanya memberikan sambutan yang antusias. Sambutan yang tidak ditemukan di klub yang pernah dia lakoni di Belanda. 

"Di Jakarta saya tidak kesulitan berkomunikasi, hampir semua pemain bicara bahasa Inggris." kata pemuda yang mencicipi hidup sepekan di mes Persija. "Apalagi fans Jakmania yang selalu meriah dengan atribut serba Oranye."kata Irfan sambil menunjukkan foto di laptopnya.

Tetap Bermimpi
Di akhir perbicangan Irfan menyatakan bahwa kekecewaan itu adalah rasa yang positif. Karena saya suka dengan sepakbola Indonesia yang hidup dan dinamis. Saya sudah terlanjur jatuh cinta sama sepakbola Indonesia, terutama Persija. "Saya akan berusaha maksimal untuk bisa menjadi bagian dari tim inti di Jakarta."

Tiga pekan kunjungan di Indonesia, 'tanpa hasil' tidak mematahkan niatnya menggapai mimpi. Malah sebaliknya, "Impian itu bahkan semakin menguat sejak kunjungan saya ke Indonesia."

  • Pendukung Persib di Bandung<br>&copy; Nouval Bachdim - www.ranesi.nl
  • Jakmania Menuju Stadio<br>&copy; Nouval Bachdim - www.ranesi.nl

Terkait:

Balas

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Facebook

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET