Betul, sungguh menyedihkan dan sangat memprihatinkan bila Radio Nederland yang menerima subsidi jutaan euro dari pembayar pajak Belanda termasuk saya, hanya mampu menyajikan berita-berita seperti ini. Lha di Indonesia sendiri berjibun koruptor tanpa dibawa ke pengadilan. Malah seorang mantan presiden yang telah naik haji ke Mekah (mestinya sih suci) tapi masuk Top 10 koruptor dunia, dengar-dengar setelah wafatnya diusulkan dihadiahi gelar Pahlawan Republik Indonesia. Jadi pesan apa yang hendak disampaikan oleh jurnalis Radio Nederland dengan artikel di atas ini? Cuma MPO saja tampaknya (Menarik Perhatian Orang)? Sebagai pembayar pajak di Belanda, dus turut membiayai Radio Nederland ini, saya mengharapkan berita-berita yang lebih bermutu dari Radio Nederland. Boleh 'kan? Jangan marah ya dengan kritikan saya ini :-).
Betul, sungguh menyedihkan dan sangat memprihatinkan bila Radio Nederland yang menerima subsidi jutaan euro dari pembayar pajak Belanda termasuk saya, hanya mampu menyajikan berita-berita seperti ini. Lha di Indonesia sendiri berjibun koruptor tanpa dibawa ke pengadilan. Malah seorang mantan presiden yang telah naik haji ke Mekah (mestinya sih suci) tapi masuk Top 10 koruptor dunia, dengar-dengar setelah wafatnya diusulkan dihadiahi gelar Pahlawan Republik Indonesia. Jadi pesan apa yang hendak disampaikan oleh jurnalis Radio Nederland dengan artikel di atas ini? Cuma MPO saja tampaknya (Menarik Perhatian Orang)? Sebagai pembayar pajak di Belanda, dus turut membiayai Radio Nederland ini, saya mengharapkan berita-berita yang lebih bermutu dari Radio Nederland. Boleh 'kan? Jangan marah ya dengan kritikan saya ini :-).