Banyak kejanggalan syariat islam di Aceh. Seharusnya syariat islam itu tidak boleh dipermainkan, apalagi untuk pembohongan publik. Apalagi seperti mencambuk orang didepan orang yang banyak. Seharusnya hukuman yang memalukan itu tidak boleh diperlihatkan. Cukup diketahui oleh masyarakat saja. Sangat susah untuk merubah akhlak suatu bangsa apabila bukan dari hati masyarakat bangsa tersebut. Masyarakat Aceh itu kebanyakan bersifat religius, namun kebanyakan hanya di perkampungan saja.
Sebenarnya Aceh itu sudah tidak perlu lagi diberlakukan syariat islam, sebahagian orang banyak yang tidak menerimanya. Bahkan adanya syariat islam itu adalah suatu tekanan, jadi banyak di surat-surat kabar yang memberitakan tentang pelanggaran syariat islam. Contohnya, kedapatan dua insan yang berbeda jenis kelamin yang masih duduk di Sekolah Menengah Pertama sedang berdua-duaan di tempat sepi, ketika dipergoki, ternyata mereka sedang berpelukan. Dan masih banyak lagi tentang seperti itu.
Semoga pemerintah Aceh yang baru bisa memberikan jalan terbaik bagi Aceh. Dan menghapus semua yang buruk2 dan sesat. Terima Kasih.