JAKARTA (ANP/AFP) - Sambil membawa kantong jenazah dan tali pemanjat, tim SAR Indonesia, hari Jumat (11/05) memanjat gunung berapi curam untuk mengumpulkan setidaknya 45 jenazah yang tersebar di daerah pegunungan, tempat pesawat jet Rusia jatuh selama penerbangan promosi.
Para kru dilengkapi dengan peralatan pendakian untuk mencapai lokasi gunung Salak yang posisinya hampir vertikal.
Seluruh penumpang kapal Superjet Sukhoi 100 tewas, kata pihak berwenang Kamis (10/05), sehari setelah pesawat menabrak gunung selama penerbangan yang dimaksudkan untuk memacu penjualan internasional pertama pesawat jet sipil Rusia pasca-Soviet .
Komandan militer misi penyelamatan mengatakan satu tim diturunkan untuk naik dari kaki gunung, sementara yang lainnya turun dari puncak gunung.
Medan sulit dari gunung berapi tidak aktif, setingi lebih dari 2.200 meter dan hampir selalu tertutup kabut tebal, menjadi tantangan ekstrim untuk tim pencari.












