BIRMINGHAM (ANP) - Hari Jumat (10/02), seorang pria berusia 22 tahun asal Uzbekistan mengakui telah mengancam akan membunuh presiden Amerika Barack Obama.
Lelaki tersebut, Oelogbek Kodirov, juga mengaku memiliki senjata ilegal dan memberi bantuan kepada teroris. Kodirov masuk ke Amerika pada tahun 2009 sebagai pelajar. Bulan Juli 2011 dia ditangkap oleh polisi ketika dia mau membeli senjata dari seorang agen rahasia. Jaksa penuntut mengatakan bahwa penangkapan tersebut bisa berhasil karena komunitas Islam Birmingham di Alabama.
Kodirov secara mendetail bercerita kepada beberapa orang mengenai cara membunuh Obama. Kodirov terancam mendapat hukuman lima tahun penjara. Disamping itu, dia juga juga diancam mendapat hukuman sepuluh tahun penjara karena pemilikan senjata ilegal dan lima belas tahun penjara karena terlibat terorisme.


















