HILVERSUM (RNW) - Polisi Amsterdam melakukan unjuk rasa hari Kamis (10/05) dari pukul 12 siang sampai dengan 6 sore waktu setempat. Beberapa kantor polisi di sekitar daerah di ibukota akan ditutup. Para polisi marah pada diskusi buntu mengenai bayaran dan kondisi kerja mereka.
Polisi Amsterdam mogok melakukan pekerjaan rutin, namun petugas polisi akan tetap hadir di stasiun kereta dan juga tetap akan turun tangan dalam menghadapi situasi darurat.
Serikat Kerja Polisi mengatakan aksi industrial anggotanya akan terus dilakukan sampai pembicaraan dengan pemerintah mengenai gaji dan kondisi kerja dibuka kembali. Mereka mengatakan Menteri Kehakiman Ivo Opstelten harus membuat langkah damai pertama.
Ramah Publik
Polisi mulai melakukan aksi unjuk rasa sembilan pekan lalu. Mereka mulai dengan gerakan "ramah publik" seperti menolak memberikan denda bagi pelanggaran-pelanggaran kecil.
Namun, serikat mengatakan pertemuan yang diadakan di penjuru Belanda hari Rabu (09/05) kemarin menunjukkan sikap anggota mereka jadi mengeras sebagai akibat dari kurangnya tindakan terhadap peningkatan kondisi kerja mereka.
Walaupun menolak memberikan rincian rencana mereka, Serikat mengatakan mereka sedang merencanakan "aksi nasional."












