Kantor Jaksa Penuntut Umum Peru mengatakan kepada kantor berita ANP Belanda akan menuntut hukuman 30 tahun penjara atas warga Belanda Joran van der Sloot. Dia dituduh membunuh mahasiswa Peru Stephany Flores di sebuah kamar hotel di Lima, 30 Mei 2010.
Jaksa penuntut umum menolak pembelaan Van der Sloot bahwa ia bertindak atas dasar 'emosi kekerasan'. Tim pengacaranya berusaha membujuk jaksa penuntut umum untuk menuntut klien mereka dengan pembunuhan, yang di Peru bisa dijatuhi hukuman antara 6 sampai 20 tahun.
Jaksa penuntut umum akan meminta pengadilan memerintahkan tersangka membayar biaya kerusakan sebesar 200 ribu sol Peru, sekitar 50 ribu.
Joran van der Sloot ditangkap 3 Juni 2010 di Chili di dekat resor pesisir Viña del Mar. Ia diserahkan kepada pihak berwenang Peru dua hari kemudian dan telah ditahan di penjara Castro Castro, di Lima sejak 11 Juni 2010.
Joran van der Sloot sebelumnya dicurigai terlibat atas hilangnya Natalee Holloway, remaja AS di pulau Karibia Aruba Mei 2005, tetapi akhirnya dibebaskan karena kurang bukti.



















