Fatou Bensouda dilantik menjadi jaksa kepala di Mahkamah Pidana Internasional ICC di Den Haag, Belanda. Perempuan berasal dari Gambia ini menggantikan Luis Moreno Ocampo asal Argentina, jaksa kepala pertama di mahkamah internasional tetap untuk kejahatan perang, genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan lainnya.
Pelantikan dilakukan dalam sidang terbuka di mana Fatou bersumpah akan melaksanakan tugasnya tanpa memihak dan penuh kesadaran. Sumpah ini dilakukannya di depan Tiina Intelman, ketua ASP, wadah beranggotakan 121 negara yang bergabung dalam ICC. Bensouda sendiri dan Presiden ICC, Song Sang-hyun akan berpidato dalam upacara tersebut.
Ini untuk pertama kali seorang asal Afrika menduduki fungsi tertinggi di ICC, yang berdomisili di De Haag sejak 2002. Ketiga kasus dan semua penyidikan resmi yang ditangani ICC, berkaitan dengan kejahatan di Afrika.












