HONGKONG (ANP) - Seorang penulis Cina melarikan diri dari Cina setelah diancam karena buku barunya. Ia tengah sibuk menulis biografi Liu Xiavobo, pemenang Nobel Perdamaian dari Cina tahun 2010 yang sedang dipenjara atas dakwaan menghasut.
"Polisi rahasia mengatakan kepada saya, saya bisa dipenjara kalau buku ini sampai diterbitkan", kata penulis Yu Jie (38) kepada TV Hongkong RTHK pada hari jumat (06/04). ia beremigrasi bersama keluarganya ke Amerika Serikat. "Saya ingin memastikan bahwa biografi ini akan tetap terbit".
Sebelumnya, Yu Jie bermasalah dengan pemerintah Cina akibat buku kritisnya mengenai Perdana Menteri Wen Jiabao. Dengan buku tersebut, ia meraih gelar penulis terbaik di Cina.
Ia juga diawasi secara ketat karena agama protestan yang dianutnya. Di Cina, agama Protestan memang dilarang.
© ANP/AFP











