WASHINGTON (ANP) - Juga Sarah Palin, anggota terkemuka Partai Republiken AS, menentang rencana seorang pendeta Amerika untuk membakar ratusan al-Quran Sabtu 11 September.
Palin, mantan calon wakil presiden dan kini salah satu pemimpin gerakan konservatif Tea Party, menyebut rencana pendeta "provokasi yang tidak perlu''.
Di facebook dia, mantan gubernur negara bagian Alaska selanjutnya menulis bahwa membakar buku "bertentangan dengan cita-cita Amerika". Palin berharap Terry Jones, pendeta sebuah gereja protestan kecil di Florida dan penyelenggara 'Hari Internasional Bakar al-Quran', membatalkan rencananya.
© ANP/AFP
Flickr, geerlingguy_0.jpg)

















