AMSTERDAM (ANP) - Jumlah wanita yang menderita kanker paru-paru di Belanda dalam 10 tahun mendatang akan berlipat ganda.
Tahun 2007 tercatat 4000 wanita di Belanda mengidap penyakit tersebut. Di tahun 2020, Lembaga Kanker Belanda KWK meramalkan jumlah tersebut berlipat ganda menjadi 8500.
"Apabila jumlah wanita yang merokok sama dengan pria, kemungkinan mereka akan diserang kanker paru-paru lebih besar," menurut KWK. "Hal tersebut besar kemungkinan disebabkan oleh susunan hormon mereka ."
Lembaga Kanker Belanda pesimis, 50% kematian akibat kanker paru-paru tidak akan bisa dicegah. Separuh lainnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.



















