KAIRO (ANP) - Terpilihnya Mohammed Mursi sebagai presiden Mesir merupakan "titik puncak peralihan menuju demokrasi". Hal ini diungkapkan di Gedung Putih. Pemerintah Amerika menyebut Mursi sebagai "pilar kedamaian, keamanan dan stabilitas regional".
Mursi mewakili Ikhwanul Muslimin yang konservatif. Gedung Putih menginginkan agar Mursi juga mendukung kelompok lain dan menghormati hak-hak kaum perempuan dan kelompok agama minoritas seperti Kristen Koptik.
© ANP/AFP











