Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Iran Tahan Wanita Belanda

Diterbitkan 23 Agustus 2010 - 6:55pm

Den Haag (ANP) - Zahra Bahrami, seorang wanita Belanda keturunan Iran, berusia 45 tahun, sejak akhir tahun lalu berada dalam tahanan penguasa Iran. Ia dituduh melakukan kegiatan yang membahayakan negara. Demikian pernyataan seorang pejabat Departemen Luar Negeri Belanda.

Zahra Bahrami berkunjung ke Iran untuk menemui anak-anaknya. Pada tanggal 27 Desember 2009 ia ditangkap, karena berada di dekat sekelompok orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa menentang pemerintah.

Walaupun Zahra Bahrami memiliki paspor Belanda, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Iran sejauh ini tidak bisa memberi bantuan apa pun juga. Karena, Pemerintah Iran tidak mengakui bahwa wanita tersebut berkebangsaan Belanda. Demikian penjelasan Departemen Luar Negeri Belanda.

Pemerintah Iran sama sekali tidak bersedia memberi informasi apa pun mengenai wanita ini. Departemen Luar Negeri Belanda mengumpulkan berita mengenai wanita ini, dari berbagai sumber lain.

Terbaru

Sering dikunjungi

Ahmad Taufik bersama Xanana Gusmão di penjara Cipinang

Gerilyawan Serem dan Tapol Orde Baru

Orde Baru lahir sebagai rezim tapol. Begitu berkuasa, rezim otoriter ini sudah memenjara orang, bukan karena...
Hands Behind Prison Bars

Mereka Bukan Penjahat: Mengenang Tapol Orde Baru

Di zaman Orde Baru dulu, penjara Indonesia disarati tahanan politik, kalangan yang dipenjara karena keyakinan...

Facebook

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET