KAIRO (ANP/RTR/AFP) - Mohammed Mursi, calon partai Ikhwanul Muslimin, akan menandingi Ahmed Shafiq pada 'babak final' pemilihan presiden di Mesir.
Shafiq dianggap hasil kloning Hosni Mubarak dan favorit junta militer. Rezim Mubarak digulingkan Februari 2011 setelah berkuasa hampir 30 tahun. Pejabat-pejabat partai Ikhwanul Muslimin Jumat ini mengatakan mengetahui garis besar hasil pemilihan, sehari setelah berakhirnya putaran pertama.
Diperkirakan hasil resmi baru akan diumumkan Sabtu, tapi menurut Ikhwanul Muslimin, trennya sudah jelas. Perwakilan para calon boleh hadir pada penghitungan suara.












