Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 28 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Idul Adha Terakhir Dengan Domba "Belanda"

Diterbitkan 7 November 2011 - 1:06pm

HILVERSUM (RNW) - Saat ini muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Kurban. Ini bisa jadi perayaan Idul Adha terakhir di Belanda dengan domba yang disembelih di Belanda sendiri.

Tanggal 13 Desember Majelis Tinggi Belanda akan membahas RUU  yang melarang penyembelihan tanpa bius. RUU yang diusulkan partai pembela hewan Partij voor de Dieren itu sudah disetujui oleh majlis rendah De Tweede Kamer.

Menurut para pendukug RUU, hewan yang disembelih tanpa bius sangat menderita. Namun belum jelas apakah mayoritas Senat Belanda akan mendukung RUU. Larangan penyembelihan tanpa bius tidak hanya menyusahkan umat Islam tapi juga warga Yahudi. Menyembelih dengan cara kosjer juga dilakukan tanpa bius.

Para penentang RUU khawatir, larangan penyembelihan tanpa bius bisa menggalakkan praktek "di bawah tanah". Hal tersebut sering terjadi di Belanda pada tahun delapan puluhan. Banyak juga muslim yang tidak khawatir. Mereka bisa membeli domba dari Belgia atau Jerman. Ada juga muslim  yang berencana untuk merayakan Idul Adha di negara asal seperti Maroko, kalau menyembelih tanpa bius jadi dilarang di Belanda. Perayaan Idul Adha berlangsung tiga hari. Ini adalah perayaan memperingati nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk mengorbankan puteranya.

Banyak muslim membeli daging domba atau anak lembu yang disembelih tanpa bius untuk dimakan bersama keluarga.

Facebook

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET