VATICAN CITY (AFA) - Kamis (09/02), Gereja Katolik meluncurkan pusat internet internasional melawan pedofilia pada penutupan pertemuan puncak empat hari di Vatikan guna mengakhiri perbuatan dan penyembunyian aksi pelecehan bertahun-tahun.
Pusat Perlindungan Anak Berbasis Internet (Centre for Child Protection) berkantor pusat di Jerman, dengan mitra di Argentina, Ekuador, Ghana, India, Indonesia, Italia dan Kenya, ingin bersama-sama mencari cara untuk mencegah terjadinya kembali kasus penyalahgunaan yang berhubungan dengan gereja.
Pusat "hanya sebagian dari langkah pembaharuan gereja," kata Kardinal Reinhard Marx, Uskup Agung Munich, pada konferensi pers.


















