Transportasi laut di pulau-pulau kecil Indonesia tak pernah membaik walau sudah 65 tahun merdeka. Pulau-pulau kecil cenderung dianaktirikan dan diabaikan keberadaannya.
Pulau Sapudi, misalnya. Pulau kecil di timur Madura seluas 35 km persegi dan dihuni sekitar 30 ribu orang ini amat bergantung pada perahu
bermotor. Perahu motor dengan kapasitas 30-40 km ini menghubungkan Kalianget yang ditempuh selama 3-4 jam. Namun perahu hanya bisa mendekati dermaga pada jarak 200 m, sisanya penumpang harus diangkut dengan perahu biasa.
Di kala laut pasang, penumpang harus memanjat ke atas dermaga dari perahu kecil. Di saat surut, mereka bisa berjalan sepanjang pantai, lalu menerjang air laut sebatas paha sebelum naik ke perahu yang membawa mereka ke perahu bermotor. Perjalanan via laut ini hanya dilakukan siang hari, karena minimnya pasokan listrik dari PLN. Listrik hanya menyala pukul 6 petang hingga 4 pagi, itupun tidak setiap hari.Sebetulnya ada dermaga perintis di bagian lain pulau, sayang kapal hanya singgah 2x seminggu, untuk mengangkut sapi menuju Madura.
Oleh: Ary Hana
| Artikel/rangkaian foto ini diikutsertakan dalam sayembara Cita-cita Proklamasi. Demi menjaga keaslian, artikel/rangkaian foto diterbitkan tanpa proses editing dari redaksi. Dalam beberapa kasus, Ranesi hanya mengubah judul untuk keperluan teknis. Isi dan format di luar tanggung jawab Ranesi. |























Negeri maritim dengan transportasi laut nya yang minim.................
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.