Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Enter a description of the photo here
Avatar Willemien Groot
Map
Kiev, Ukraina
Kiev, Ukraina

Ukraina Lumpuh Akibat Flu Baru

Diterbitkan : 18 November 2009 - 12:51pm | Oleh Willemien Groot
Diarsip dalam:

Pemerintah Ukraina mengumumkan siaga tiga. Menurut dinas kesehatan negeri itu dilanda virus influenza baru yang lebih berbahaya daripada flu Meksiko.

Kabarnya ini adalah varian baru yang terdiri dari flu Kalifornia dan dua virus flu musiman. Namun Organisasi Kesehatan Dunia WHO menegaskan ini adalah flu Meksiko 'biasa'.

Sehitam batu bara
Tim dokter Ukraina yang memeriksa dua korban, melaporkan 'paru-paru pasien sehitam batu bara'. Deskripsi itu sama seperti laporan sebelumnya rumah sakit di Ukraina barat. Jumlah besar orang dirawat di rumah sakit karena mengidap infeksi saluran pernafasan sangat parah.

Kebanyakan pasien terlalu lambat mengunjungi dokter dan meninggal akibat infeksi.

Kehidupan sehari-hari di bekas republik Sovyet sudah beberapa pekan lumpuh akibat merebaknya virus influenza yang sejauh ini menelan 189 jiwa. Semua pertemuan umum dilarang. Sekolah dan universitas tutup. Demikian pula sejumlah pos perbatasan dengan Chechnya dan Rusia.

Tidak bermutasi
Organisasi Kesehatan Dunia WHO berupaya meredam pemberitaan bahaya dari Ukraina. Hasil-hasil pertama penelitian WHO terhadap virus ini tidak menunjukkan adanya situasi tidak normal. Analisa genetik menunjukkan, virus H1N1 adalah penyebabnya.

Selain itu virus tidak bermutasi, kata WHO. Vaksin pandemik yang sekarang cukup memadai.

Namun masalahnya adalah bahwa Ukraina tidak mempunyai vaksin. Pemerintah tidak peduli semua peringatan. Mereka tidak memesan vaksin dan cadangan obat-obatan antivirus sangat sedikit. Masyarakat tidak diberi informasi.

Habis terjual
Warga biasa hampir tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan bagus. Bahkan obat tradisonal terlalu mahal atau habis terjual.

Oposisi menuduh Presiden Yuschenko menyalahgunakan wabah flu. Kabarnya, dengan menebar kebingungan dan ketakutan, ia ingin mengalihkan perhatian masyarakat dari situasi perekonomian yang buruk. Januari mendatang rakyat memilih presiden baru. Namun pertemuan politik dilarang lantaran flu.

 

 

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET