Jatuhnya Tembok Berlin tepat 20 tahun lalu memicu berakhirnya komunisme di Eropa Timur. Tembok merupakan lambang Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Sovyet. Tapi sekaligus merupakan garis pemisah yang memisahkan keluarga dan nyaris menutup kemungkinan bepergian dari timur ke barat. Berkat hubungan politik yang membaik antara Washington dan Kremlin, Tirai Besi mulai retak musim panas tahun 1989...
9 November kota Berlin memperingati jatuhnya Tembok. Sampai hari H bersejarah ini, Anda dapat melihat foto baru setiap hari.
Awal Oktober 1989 protes terhadap otoritas Jerman Timur di negeri sendiri semakin gencar. Menyusul kerusuhan di Plauen dan Dresden, lebih dari 70 ribu orang turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi damai di Leipzig 9 Oktober. Kalau pada demonstrasi-demonstrasi sebelumnya polisi menggunakan kekerasan, maka kali ini polisi menjaga jarak. 'Demonstrasi hari Senin' diulang setiap minggu dan semboyan 'Wir wollen raus' (Kami mau keluar!) diganti dengan yel 'Wir bleiben hier' (Kami tetap di sini) dan 'Wir sind das Volk' (Kami adalah rakyat).






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.