Runtuhnya Tembok Berlin, tepat duapuluh tahun silam, merupakan awal kejatuhan komunisme di Eropa Timur. Tembok ini merupakan lambang paling gamblang adanya Perang Dingin antara Amerika Serikat melawan Uni Sovyet.
Tembok tersebut juga merupakan garis pembatas yang memisahkan sekian banyak keluarga, dan membuat perjalanan dari Timur ke Barat nyaris tidak mungkin lagi. Berkat mulai mencairnya hubungan Washington dan Kremlin, pada musim panas 1989 Tirai Besi mulai menguak ...
2 Mei 1989
Awal Mei, beberapa perwira militer Hongaria mengambil prakarsa, memotong kawat berduri di perbatasan dengan Austria. Dengan ini, Hongaria menjadi pelopor dalam upaya membuka Tirai Besi di Eropa Tengah.
Pada bulan Agustus berikutnya, kelompok oposisi Hongaria menyelenggarakan acara piknik bersama ke Austria, merayakan datangnya masa kebebasan. Kembali, selama beberapa jam, tapal batas terbuka. Ratusan penduduk Jerman Timur memanfa'atkan kesempatan ini untuk melarikan diri ke Barat.
Moskow membiarkan hal ini terjadi, dan tidak mengambil tindakan apa pun.
Pada tanggal 10 September, perbatasan Hongaria - Austria resmi bebas terbuka.
Foto: Tentara Hongaria memotong kawat pembatas, © Picture Aliance.























Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.