Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Senin 13 Februari RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Avatar Feba Sukmana
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Tinjauan Pers 19 Februari 2010

Diterbitkan : 19 Februari 2010 - 10:14am | Oleh Feba Sukmana (www.ranesi.nl)
Diarsip dalam:

Tinjauan Pers kali ini mengangkat Kebakaran di gereja Maluku di Houten dan penemuan candi Hindu di Yogyakarta.

 

Jumat dini hari kebakaran terjadi di gereja Maluku di Houten, Belanda. Kebakaran ini kembali menyulut api permusuhan antar dua kelompok masyarakat yang berseteru: warga Maluku dan Maroko. Demikian angkat harian Belanda Algemeen Dagblad.

"Kekerasan bisa berkembang dari insiden ini," kata Coenmans, ayah seorang remaja putri yang ditabrak remaja Maroko beberapa bulan lalu. "Ini bahaya," keluhnya lagi. "Justru ketika kami berusaha menjaga perdamaian, aksi seperti ini muncul."

Tegang
Juru bicara kepolisian menyatakan, belum mendapat gambaran siapa yang melakukan pembakaran gereja ini. "Gereja yang terbakar tidak cuma digunakan orang-orang Maluku. Beberapa kelompok muslim juga bersembahyang di ruang lain di gedung ini. Malah kadang ada pernikahan islam digelar di gereja ini." Demikian dinyatakan juru bicara kepolisian kepada Algemeen Dagblad.

Dapur dan kantin gereja rusak berat. Polisi tetap tidak mau memberi informasi mengenai cara pelaku menyulut api. Alasannya jelas, permusuhan antar kelompok masyarakat di Belanda memanas, pernyataan tak seimbang mengenai insiden ini dikhawatirkan menimbulkan krisis. Sementara itu, juru bicara kaum Maroko mengaku terkejut atas insiden ini. "Kami sama sekali tidak menyangka insiden macam ini terjadi di tengah suasana kritis." Demikian kutip Algemeen Dagblad.

Ketegangan antara kedua kelompok masyarakat ini sudah berlangsung lama. Tahun 1993, misalnya, terjadi insiden serius yang bermula dari pertengkaran anak-anak. Dalam waktu dekat, pemerintah setempat akan mengadakan pertemuan dengan kedua belah pihak untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini. Demikian Algemeen Dagblad.

Candi Hindu
Harian The International Herald Tribune mengangkat penemuan candi Hindu di kampus Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta. Agustus tahun lalu, universitas ini berencana membangun gedung perpustakaan baru, tepat di sebelah masjid kampus. Ketika pekerja konstruksi menggali tanah sedalam kira-kira 2.5 meter untuk membuat pondasi bangunan, mereka menghantam batu keras.

Keesokan harinya arkeolog Pemda Yogyakarta memeriksa temuan mereka. Sebulan kemudian, candi berukuran 36 m2 berhasil digali. Candi ini jelas-jelas peninggalan Hindu, dengan patung Ganesha duduk di sebelah lingga dan yoni. "Candi ini tidak besar, namun ia memiliki karakteristik yang belum pernah kami temukan di Indonesia sebelumnya," jelas Heni Pramastuti, Kepala Kantor Arkeologi Yogyakarta.

"Penemuan ini sebenarnya tidak mengejutkan," kata Suwarsono Muhammad, staf Universitas Islam Indonesia. "Desa-desa di sekitar kampus ini berawalan kata 'candi' - jadi bisa saja dulu sebenarnya banyak candi di sini. Lagipula, Hindu pernah jadi kepercayaan terbesar di Indonesia selama seribu tahun. Jadi peninggalan dan pengaruhnya jelas sangat besar," jelas Suwarso menutup wawancara. Demikian The International Herald Tribune.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Pecandu Narkoba Polandia Balik ke Negaranya
Orang Polandia di Belanda yang kecanduan alkohol dan narkoba, akan...
Amsterdam, Taman Ria bagi Wisatawan
Penduduk Amsterdam menghadapi pilihan berat. Warga yang tinggal di pusat...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET