Lima tahun pasca 'Tahun Kredit Mikro' Radio Nederland Wereldomroep, RNW, ingin memperluas diskusi tentang kredit keuangan mikro. Dengan moto ‘Pinjaman Mikro: Menguntungkan siapa?' tema ini menjadi fokus Radio Nederland di siaran dan situsweb mulai Januari 2010.
Melalui dokumenter video, artikel-artikel menggigit dan sumbangan lainnya, Radio Nederland mencari tahu apakah kredit keuangan mikro atau pinjaman mikro mencapai tujuannya? Pertanyaan itu juga kami ajukan kepada Anda. Kami sangat menghargai pendapat atau pengalaman Anda.
Di mana saja pengusaha kecil bisa mendapat pinjaman mikro kalau bank biasa menolak memberikan kredit. Tukang tortilla mendapat pinjaman di Nikaragua, perempuan miskin di India mendapat kredit mikro dan pria yang menyewakan sepeda kumbang solex mendapat pinjaman mikro di Belanda. Berkat kredit mikro ini mereka bisa menanam modal di perusahaan mereka. Walaupun usahawan kecil di sejumlah negara terpaksa membayar suku bunga tinggi, yang sangat menguntungkan organisasi-organisasi pemberi pinjaman mikro. Itukah tujuannya? Dan apakah kredit mikro menjangkau kalangan termiskin?
"Kalau mau kritis menilai pinjaman mikro atau kredit mikro, maka jangan keburu positif", kata Rik Rensen, pemred Radio Nederland Wereldomroep, RNW.
Putri Máxima – penasehat khusus PBB dalam bidang pinjaman mikro – dan menteri Belanda Bert Koenders urusan Kerjasama Pembangunan, menyambut pendekatan kritis ini pada even yang diselenggarakan Radio Nederland 25 Januari lalu di Vredespaleis, Den Haag.
Dosir web ‘Pinjaman Mikro: Menguntungkan Siapa?' tersedia dalam bahasa Belanda, Inggris, Indonesia, Spanyol, Cina, Arab, Portugis dan Prancis. Setiap bulan reaksi-reaksi pembaca yang paling mencolok akan dikumpulkan dan dibicarakan di situsweb.




























indonesia negara yg sangat perlu kredit mikro karna kemiskinan bisa di lihat dimana-mana,kesenjangan antara kaya-miskin makin kentara,tapi anehnya pemerintah sepertinya buta dan kurang sensitif dengan kondisi masyarakat di lapangan,banyak kebijakan yg tidak langsung memberi manfaat pada rakyat miskin,apa pemerintah indonesia memang setengah hati membantu dan memberantas kemiskinan.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.