Sri Lanka memilih parlemen baru Kamis kemarin. Jumlah pemilih yang menggunakan suara sekitar 50%.
Hasil sementara diumumkan hari ini. Walaupun pengamanan diperketat, tapi dilaporkan terjadi sejumlah insiden kekerasan antara pendukung pemerintah melawan oposisi. Tidak ada korban luka.
Di samping itu muncul berita mengenai intimidasi dan penyelewengan di tempat pemungutan suara terutama dilakukan oleh pendukung pemerintah.
Dalam pemilihan, persaingan terjadi antara koalisi pemerintah pimpinan Presiden Mahinda Rajapakse dengan partai Front Demokratik Baru pimpinan mantan jenderal Sarath Fonseka.
Koalisi presiden menjadi favorit. Rajapakse yang dipilih kembali Februari lalu sangat populer sejak tentara pemerintah berhasil mengalahkan pemberontak Macan Tamil tahun lalu. Perekonomian Sri Lanka juga membaik.
Sementara, penantangnya, Fonseka mendekam di penjara karena kabarnya hendak melancarkan kudeta.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.