Shell menghentikan penjualan bensin kepada Iran. Perusahaan minyak ini tidak bersedia menjelaskan alasan pemberhentian. Mungkin hal ini berkaitan dengan program nuklir Iran yang kontroversial.
Barat berpendapat Iran mengembangkan senjata nuklir secara diam-diam. Amerika Serikat mengimbau PBB untuk mengetatkan sanksi dan membujuk perusahaan supaya tidak melakukan bisnis lagi dengan Iran.
Bukan hanya Shell saja, perusahaan-perusahaan minyak lain juga menghentikan pemasokan. Iran adalah negara produsen minyak besar, tapi bergantung pada impor untuk produk-produk hasil kilangan.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.