Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Seruan Larangan Burka di Muka Bumi
Avatar Redactie
Map
Hilversum, Belanda
Hilversum, Belanda

Seruan Melarang Burka di Muka Bumi

Diterbitkan : 8 Oktober 2010 - 2:59pm | Oleh Redactie RNW (ANP)
Diarsip dalam:

Mahkamah Konstitusi Prancis mengukuhkan larangan burka mulai 1 Januari 2011. Pemerintah baru Belanda juga akan melarang pakaian muslimah yang menutupi sekujur tubuh.

Aturan bagus, kata Mona Eltahawy wartawati Mesir yang pekan ini berkunjung ke Belanda. Eltahawy menyebut diri muslima liberal. Media Arab memandang dia sebagai sosok kontroversial. Mona menulis dalam bahasa Inggris dan Arab tentang kebebasan, penindasan perempuan, pelecehan, sunat perempuan dan korupsi. Ia menerima ancaman pembunuhan. Eltahawy tidak patah semangat.

Buang Burka
Mona Eltahawy berada di Belanda dalam rangka berbicara dalam seminar tentang globalisasi. Ia mengangkat topik: Penguasa atas burka sendiri: feminisme berkah atau karena Islam.

Eltahawy sangat mendukung larangan global terhadap burka dan semua pakaian yang menutupi sekujur tubuh. Bukankah itu bertentangan dengan prinsip-prinsip liberal, kebebasan beragama dan menjamin beribadah agama? Mona, melihatnya lain:

'Ini karena saya seorang muslimah liberal, saya ingin niqab dan burka dilarang. Menurut saya niqab dan burka bertentangan dengan azas liberal. Karena menutupi wajah wanita pada dasarnya sama dengan mendekat kepada Allah dengan menghilangkan perempuan. Saya menentang sepenuhnya pandangan itu, dan saya rasa niqab dan burka tidak ada hubungannya dengan Islam.'

Kartun
Pandangannya soal burka bukan satu-satunya alasan mengapa Eltahawy di media Arab, yang menerbitkan tulisannya, memandang dia sebagai sosok kontroversial. Alasan lain karena dia mendukung kartunis Denmark yang menggambarkan Nabi Muhammad di koran Denmark.

Eltahawy tidak melihat ada aspek penghinaan di kartun. Dia justru sedih dengan korban yang berjatuhan pada aksi-aksi demonstrasi menentang kartun itu di dunia islam sendiri:

'Saya lebih terganggu aksi-aksi kekerasan yang dilakukan beberapa kaum muslim dibanding tersinggung oleh kartun itu sendiri. Karena menurut saya kartun tidak akan merusak islam dan kartun tidak akan merusak nabi Muhammad. Saya lebih peduli kepada pria dan wanita muslim yang tertib. Dan sayangnya kekerasan dalam merespon kartun itu menewaskan sekitar 20 orang muslim oleh sesama muslim. Itu bagi saya jauh lebih ofensif daripada kartunnya.'

Eskalasi
Kelompok muslim radikal menurut, Eltahawy memanipulasi kalangan moderat, dan mereka juga bertanggung jawab atas ketegangan antara muslim dan non-muslim di Eropa. Ini 'dibantu' oleh gerakan anti-islam atau gerakan populis di beberapa negara Eropa:

'Saya tidak percaya adanya benturan peradaban. Saya percaya ada bentrokan antara sayap kanan dan sebagian dari kami. Dan sayap kanan terdiri dari dua bagian yang Anda bicarakan. Satu bagian adalah sayap kanan politik Eropa diwakili oleh orang-orang seperti Geert Wilders dan politisi sayap kanan lan yang sering xenophobia dan sering mengambil sikap anti islam yang kuat. Sayap kanan lainnya adalah muslim sayap kanan yang diwakili kalangan radikal Islam, yang mengancam dengan kekerasan dan yang berada di belakang serangan teroris di berbagai negara Eropa.'

Menanggapi proses pengadilan Belanda terhadap Geert Wilders, Eltahawy mengatakan yakin akan kebebasan berbicara. Sejauh itu tidak ada seruan menggunakan kekerasan.

Penulis: Ibrahim Jadelkarim

Diskusi

dono indartou 9 Oktober 2010 - 4:28pm / indonesia

Pandangan anda mengganggu kebebasan orang lain

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET