Dua orang tewas dan puluhan lainnya cedera akibat kerusuhan makam "Mbah Priuk", Jakarta Utara, Rabu (14/04). Siapa Mbah Priuk, bagaimana asal usul sejarahnya dan apa jasanya bagi masyarakat di Jakarta Utara, diceritakan sejarahwan Rushdy Hoesein kepada Radio Nederland Wereldomroep.
Sebetulnya terjadi salah pengertian dalam hal ini. Makam Habib Hasan al Haddad penyebar agama islam itu dinyatakan berasal dari tahun 1700. Namun periode penyebaran agama islam sebetulnya dimulai di tahun 1600. Kendati demikian, Rushdy Hoesein tidak menutup kemungkinan tahun 1700 masih ada usaha-usaha penyebaran agama islam.
Dalam beberapa tulisan dikatakan, Habib Hasan al Haddad datang ke Jawa tidak dalam keadaan hidup. Menurut cerita, ia tertimpa musibah, perahunya tenggelam setelah bertolak dari Palembang, Sumatera Selatan. Saat itu, wilayah Tanjung Priuk pun belum menjadi pelabuhan seperti saat ini. Buktinya, lanjut Rushdy Hoesein Belanda saja baru membangun Tanjung Priuk di awal tahun 1900.
Periuk Nasi
Ada kemungkinan Habib Hasan al Haddad dikuburkan di wilayah tersebut dan dikeramatkan oleh masyarakat sekitar. Cerita itu ditambah dengan beberapa variasi. Misalnya cerita yang menyatakan ditemukan "periuk nasi" di perahunya. Nah itu dari situlah berasal nama Tanjung Priuk.
Seiring berjalannya waktu, berbagai ritual islam digelar di makam tersebut termasuk di antaranya pertemuan soal penerangan agama islam. Kendati demikian Rushdy Hoesein mengatakan, kebenaran cerita itu sulit dilacak karena hanya berdasar mitos. Pengkramatan makam tersebut juga sudah lama terjadi.
Menurut sejarah, keluarga al-Haddad masuk dalam lingkungan keluarga Nabi Muhammad, dari putrinya Fatimah. Keturunannya tidak langsung menyebar dari Yaman Selatan ke Indonesia. Mereka menyebar turun temurun melalui India, Malaysia dan Vietnam dan berlanjut ke Indonesia.
Sementara itu koresponden Aboeprijadi Santoso menjelaskan emosi rakyat meningkat selain berkaitan dengan areal makam namun juga reaksi yang ditimbulkan dari Pemda yang tidak mengggubris mereka dan kemudian disengaja datang dengan pasukan lengkap dengan jumlah ratusan.
Untuk mendengarkan wawancaranya, klik tanda panah di bawah ini:






















mbah priuk adalah wali allah
alhaddad pemuda keturunan arab yang akan ziarah ke makam walisongo di jawa, ia pekerja kapal milik saudagar arab di palembang. dalam pelayaran menuju jawa, pemuda tersebut meninggal akibat kapal diserang badai. al haddad hidup tahun 1820an-1840an, bukan 1700an, termasuk foto yang diklaim dari tahun 1700an, silakan buka sejarah kapan teknologi fotografi ditemukan. alhaddad juga bukan wali atau pendakwah, dalam silsilah rabithah alawiyah yang mendokumentasikan semua habaib dan penyebar agama islam, bahkan tidak ada nama alhaddad. dongeng mbah priok tak perlu dibesar2kan, namanya juga dongeng, cukup disinetronkan saja untuk menghibur orang2 susah. banyak dongeng lebih heboh di indonesia sebagai bagian dari tradisi lisan jaman dahulu ketika belum berkembang pesat tradisi menulis (grafika). soal kerusuhan juga bukan sebab kekeramatan mbah priok, tapi soal perebutan lahan meski kekuatan hukumnya tetap bahwa itu tanah milik Pelindo dan Pelindo merelokasi maqam / mengganti tanah, tidak serta merta mengambil. DAN INGAT, PELABUHAN ADALAH OBYEK VITAL NEGARA YG BERKAITAN DENGAN KEDAULATAN DAN EKONOMI NASIONAL. WARGA NEGARA YANG BAIK MENDAHULUKAN KEPENTINGAN NEGARA DIATAS KEPENTINGAN KELOMPOK. apalagi hanya soal takut kehilangan LAHAN PARKIR yang perhari puluhan juta itu. HIDUP FPI! GANYANG KEMUSYRIKAN.
islam masuk indonesia waktu jaman kerajaan majapahit masih berjaya, dibawa oleh para pedagang dari gujarat..
seharusnya dari pihak keamanan bisa lebih persuasif dalam menyikapi hal ini. sangat disayangkan sekali, seharusnya kejadian ini tidak sampai terjadi. karena dari kedua belah pihak mengalami kerugian
sebenarnya ini adalah ciri2 akan munculnya DAJAL...manusia selalu melupakan sejarah,mbah priuk adalah bukti kebesaran allah dalam menegakan agama islam,ayo lawan terus kebatilan yrgakan kebenaran..!!
Ya Perlu diluruskan Fatimah bukan Istri, tapi Anak Rasullah SAW, Saya fikir pengsuran terhadap rakyat miskin yang banyak terjadi di Indonesia adalah salah satu bentuk kegagalan negara untuk memberikan kehidupan yang layak kepada warganya. Kasus Tanjung Priuk ekpresi rakyat terhadap moralitas pengelola nagera, aturan hukum, keadilan dan keberpihakan. Jangan korupsi, beri kesempatan dan hak orang miskin, kalau tidak mereka akan mengambilnya sendiri melalui jalan apa yang disebut oleh tuan-tuan kaya dinegeri ini anarkis! Bagi Rakay Miskin itu adalah perjuangan untuk hidup!
Peristiwa yang terjadi di Tanjung Priuk merupakan pelajaran berharga bagi Pemda. Pendekatan kekerasan bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah. Ke depan Pemerintah bersama Satpol PP haruslah mengutamakan pendekatan secara persuasif. Bangun komunikasi yang produktif dan jangan pernah mengatakan jalan buntu. Saya memiliki keyakinan sesuatu yang dipertahankan oleh masyarakat secara mati-matian pastilah ada sesuatu sebab. Ayo ke depan kita bangkit untuk meninggalkan budaya kekerasan dan main paksa.
Ralat buat Ranensi
Fatimah bukan istri Nabi Muhammad SAW, beliau adalah putri dari Nabi Muhammad SAW
seharusnya pemkot lebih bijak menyikapi umat islam,dan evaluasi lagi keadaan satpol pp apakah masih layak keberadaan nya,seringkali kita melihat kebrutalannya
Rasanya, kalau tidak salah dari pelajaran sejarah di sekolah dulu, Islam itu mulai masuk indonesia abad ke 13 masehi. Kalau mengikuti logika, 300 tahun kemudian pasti Islam memang sudah menyebar dengan pesat bukan? Lagi pula, ketika para penjelajah Eropa (Portugis dan Belanda) tiba di Nusantara, mereka sudah melihat kuatnya peran Islam dalam kehidupan sehari-hari di Nusantara.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.