Umat kristen Indonesia meminta bantuan kepada presiden untuk melindungi mereka dari para penyerang. Persatuan Gereja Indonesia PGI juga menyerukan ini ke dunia internasional. Antara lain dengan meminta perhatian Gereja Protestan di Belanda PKN.
Namun upaya tersebut tidak digubris oleh presiden SBY. Ikuti keterangan Gomar Gultom, sekretaris umum PGI kepada Radio Nederland.
Massa Front Pembela Islam FPI, Forum Umat Islam FUI dan gerakan Reformasi Islam Garis, melakukan aksi razia terhadap perumahan di Rancaekek, kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu (12/12). Aksi tersebut sebetulnya dapat dicegah jika pemerintah melindungi kebebasan beragama dan menjalankan ibadah serta memberikan izin yang lebih mudah bagi pembangunan gereja.
"Jadi yang selalu diganggu adalah rumah beribadah yang katanya harus punya izin," ujarnya. Izin itulah yang selalu dituntut sekelompok masyarakat. Seandainya warga kristen sudah memiliki rumah ibadah khusus maka keamanan relatif tidak menjadi persoalan.
Perlindungan
PGI selalu meminta kepada pemerintah agar menjalankan tugas dan serta kewajiban melindungi kebebasan orang beribadah. Meskipun izin mendirikan rumah ibadah sama seperti izin mendirikan bangunan lain.
Izin untuk mendirikan rumah ibadah sama seperti izin bangunan lain yang dibutuhkan pemerintah. "Kalau rumah beribadah belum ada pemerintah harus membantu mencarikan jalan keluar. Misalnya dengan memberi ruang atau tempat buat orang menjalankan ibadah di tempat lain."
Sejauh ini kalau gereja sudah memperoleh izin tidak ada gangguan yang berarti. Dalam beberapa tahun terakhir yang diganggu adalah rumah ibadah yang tidak menggunakan izin.
Perhatian Presiden
Sebetulnya PGI sudah meminta supaya presiden SBY menindak para pelaku kerusuhan dan pelaku kekerasan. Juga meminta kepolisian untuk tidak membiarkan warga melakukan sweeping, karena itu adalah pekerjaan polisi. "Janganlah wewenang kepolisian diambil alih oleh sekelompok masyrakat. Kalau hal seperti ini dibiarkan maka negara ini akan chaos."
Sejauh ini mereka belum mendengar langkah yang positif dari SBY. Karena sudah bertahun tahun kejadian ini terjadi. "PGI sendiri sudah tiga kali menyurati presiden. Menyurati kepolisian dan parlemen. Tapi sampai saat ini tidak ada respons yang positif."
Internasional
Sementara itu PGI juga sudah meminta perhatian internasional. Terutama beberapa staf kedubes, atau komisi hak-hak asasi manusia yang kebetulan datang ke Indonesia. Termasuk di antaranya meminta perhatian mitra kerja di luar negeri seperti Gereja Protestan di Belanda (PKN).
"Dan meminta perhatian mereka supaya melobi negara-negara di Eropa untuk memberi perhatian ke sini. Kita bukannya ingin mengadu ke luar negeri. Tetapi karena masalah kemanusiaan dan hak beribadah adalah masalah universal. Oleh karena itu adalah masalah kita bersama."
Yang diperoleh PGI justru simpati dan keprihatinan. Beberapa gereja bahkan sudah menyurati presiden SBY. Misalnya gereja Lutheran di Amerika itu sudah menyurati langsung. Tapi sampai saat ini tidak ada respons dari presiden SBY.






















halah, biasa orang kristen memang lebay2 semua... masalhnya khan cma ijin yang sesuai skb tiga menteri tapi tetap ajaj dilanggar , kalau ditutup katanya presiden gag peduli orang kristen atau intoleransi lah , dasar... padahan di desaku sendiri mau mendirikan musala aja dari tahun bahula sampai sekarang gag di ijinin padahal untuk musala keluarga...dan ortuku ktpnya bertuliskan kristen padahan udah nyata kalau agama ortuku islam..
Sahih Muslim 4:1058, Rasullulah mengatakan, saya memiliki lima kwalitas yang tidak dimiliki kepada siapapun. Saya diberikan kemenangan lewat ketakutan dan penjarahan dibuat sah bagi saya dan tidak disahkan bagi siapa sebelum saya....
Muslim memang aneh, kalau disodori hadis yang menurut Islam baik langsung bilang shahih. Giliran yang bikin malu islam sendiri, buku Islam, hadis sahih Bukhari dikatakan palsu, buatan Yahudi.
Agama sekarang dijadikan alasan utk bisnis baru. Selain agama lain kristen/katolik itu tidak begitu amat taatnya. Malah mengganggu lagi, mabuk-mabukan, membuat keonaran. Cuma aku lihat ada dana utk pengembangan agama ini yang sangat besar yang ingin diambil. Terlebih lagi majalah TIME telah mengajarkan bagaimana cara utk mengembangkan ajaran mereka di daerah islam. Tampaknya uangnya mengiurkan. Jadi akhir semua ini memang membuat kerusuhan baru saja. Kita harus melihat kebelakang mengapa masalah ini ditimbulkan. Tapi sayang korbannya adalah manusia yang tidak mengambil uangnya.
err, bukannya gimana ya. tp sepenglihatan and sepengalaman gua, emang di indo tu ya BOLA nomor satu. dalem bola gak ada diskri agama. tp kalo dah diluar bola, ya diskri lage. huft..
yaaa, kalo event bola terus2an sepanjang taon selama-lamanya, g rasa indo tenang deh soal beribadah. tapi kalo gak, ya balik lg.
Sssttt..!!! jangan pada ribut, liat tuh timnas barusan menang masuk final mudah2an juara ya!! liat disana (di indonesia) di dunia yang sebenarnya, ga seperti yang kita ribut2 kan disini! ga tuh ada perbedaan semua menjadi satu kebanggaan sebagai sebuah bangsa jangan mau diprofokasi oleh media karna karna banyak sekali kepentingan yang bermain disini, barusan aku baru pulang liat disekililing jalan dijakarta, gila bunggg sepiiii banget baru kali ini jakarta lenggang selain hari libur dan hari besar lainnya, oyo dong bung2 yang realistislah klo berkomentar padahal dalam kehidupan nyatanya komentar anda2 ga anda berpengaruh sedikitpun dalam kehidupan dimasyarat orang indonesia tolersinya tinggi ko!!
setujuuuuu
Knp smua rbut soal tmpt ibdh....
Knp smua rbut soal tmpt ibdh....
Jangankan bangun gereja, bangun rumah tinggal saja rumitnya minta ampun... lembaga perizinan ini oleh para pegawai pemda dijadikan untuk cari duit!!! Dari RT, RW, Lurah, Kepala Desa, Camat, Bupati Wali Kota, Gubernur semuanya korutor. Gang-gang Muslim seperti FPI, MUI, Forum Betawi Rampok, dll adalah mereka semuanya pemeras perampok bajingan, bandit-bandit, hidupnya hanya sebagai parasit yang kerjaannya hanya jadi tukang minta-minta...Para penyelenggara Negara Republik Indonesia sebagian besar muslim termasuk Presidennya; jalan pikirannya irrasional, percaya buta, percaya pada dogmatisme !!! Mereka semua budak-budak arab biadab !!! Setiap jengkal tanah di Indonesia (Kota, Desa ) terdapat mesjid, langgar, musholah, bahkan dikapal penyeberangan Ferri terdapat mesjid.
Wilder CS sedang beropini. Ya begini jadinya kalau kentut dari Mulut. Saya maklumi.
Jangankan bangun gereja, bangun rumah tinggal saja rumitnya minta ampun... lembaga perizinan ini oleh para pegawai pemda dijadikan untuk cari duit!!! Dari RT, RW, Lurah, Kepala Desa, Camat, Bupati Wali Kota, Gubernur semuanya korutor. Gang-gang Muslim seperti FPI, MUI, Forum Betawi Rampok, dll adalah mereka semuanya pemeras perampok bajingan, bandit-bandit, hidupnya hanya sebagai parasit yang kerjaannya hanya jadi tukang minta-minta...Para penyelenggara Negara Republik Indonesia sebagian besar muslim termasuk Presidennya; jalan pikirannya irrasional, percaya buta, percaya pada dogmatisme !!! Mereka semua budak-budak arab biadab !!! Setiap jengkal tanah di Indonesia (Kota, Desa ) terdapat mesjid, langgar, musholah, bahkan dikapal penyeberangan Ferri terdapat mesjid.
Wilder CS sedang beropini. Ya begini jadinya kalau kentut dari Mulut. Saya maklumi.
Melihat orang2 yg mengaku memiliki agama,,,,,,
memalukan sekali.....
Judul :
Awasi Pengkritik Hadis Bukhari
Sumber :
http://www.abuanasmadani.com/?p=465
RELIGION OF TEROR : HADIS BUKHARI VOLUME 4 BOOK 52, NUMBER 220, RASUL ALLAH BERSABDA; "AKU TELAH MENCETAK KEMENANGAN-KEMENANGAN DENGAN TEROR.
Pelajari agama dari ajaran moralnya karena dari sanalah perilaku pengikutnya tunduk dan patuh.
Wilder CS sedang beropini. Ya begini jadinya kalau kentut dari Mulut. Saya maklumi.
seandainya anda berbaik hati, tolong lampirkan sumber dan link mengenai kesahihan kalimat sepotong yg anda kutip.. apa yg anda ingini dg kalimat sepotong tsb??
ini medianya kristen ya? kog rame banget sih....
pantesan.....
tidak begitu penting media media massa nya kepunyaan siapa, yg paling penting apakah pemberitaan berimbang?
Cuma orang gak waras... yang bilang bangunan2 ibadah non gereja gak boleh berdiri di negara-negara barat... kenyataan dari perjalanan saya ke beberapa negara berkata lain kok... Inggris punya 85 pengadilan syariah... Mesjid-mesjid agung berdiri dengan megah di beberapa negara bagian di AS.... Gak ada cerita dibakar-bakar....... gitu aja kok repot.... masalah gereja di indonesia selalu masalah perijinan... lah itu gereja di cikutra... yang udah dari jaman gue belum lahir sempet mau diusik... (Deket Rs. St Yusuf - kebetulan tu gereja emang satu komplek ama rumah sakit)... tahu apa yang terjadi... tukang becak ngumpul semua sambil bawa pentung (Siap jadi pagar betis).... mereka emang dapet penumpang dari pasien Rumah Sakit yang beraneka agamanya... dan penumpang yang ke gereja juga... kasus kayak gini sih gak masuk koran deh... tapi lo lo pada sana dateng ke cikutra... tanyain satu persatu tetangga ....
Apakah dapat dikatakan waras apabila jumlah mesjid disana tidak berbanding lurus dg jumlah populasi muslim ? apakah anda cukup waras melihat jika seorang Musli terpaksa berjalan puluhan sampai ratusan km utk mencapai mesjid, bahkan kalau dihari raya terpaksa mereka laksanakan dilapangan terbuka dikarenakan mesjia tdk sanggup menampungnya. Penolakan proposal usulan penambahan pendirian mesjid diberbagai negara barat khususnya di eropa sudah jadi lagi rahasia umum. Apakah anda juga tdk yakin bahwa perusakan dan penolakan pendirian mesjid juga terjadi dikantong2 daerah mayoritas non muslim seperti tapanuli sumut, manokwari papua, bali, ntt, maluku, sulut jika ditilik dari ketiadaan pemberitaan media, Sebaiknya anda lihat data komposisi pendirian rumah ibadah di Indonesia berdasarkan prosentase jumlah mesjid, gereja, vihara, pura, yg ada pada postingan dibawah..
ad bukti..??jgn Asbun..di beberapa daerah yg anda sebut, nyatanya umat muslim tidak mendapat kendala dalam membangun tempat ibadah... nyebut tmpat2 sperti NTT, Bali, Sulut, dll..itu ada mesjid berdiri di tengah kota bung...
saya hanya mengomentari celoteh Asbun org singapura
diatas... coba jalan2 dikota dan daerah selain daripada ntt, bali, papua, papua barat, sulut maka akan saudara temui gereja2 besar berdiri megah terutama di kota2..ok bung
Kalau saya membaca komentar-komentar yang masuk, saya menilai memang tidak ada itikad baik dan tulus (yang sejujurnya) untuk menciptakan suasana damai, bebas dalam memeluk agama dari kelompok mayoritas di bumi Indonesia...dan itu dari lapisan masyarakat yang memberi tekanan kepada pemerintah untuk tidak bertindak sedikit sesuai dengan yang diharapkan kelompok minoritas. Jadi omong kosong banyak orang mengatakan indahnya keanekaragaman itu
Wilder CS sedang beropini. Ya begini jadinya kalau kentut dari Mulut. Saya maklumi.
Anda jangan terlalu gampang menjustifikasi kelakuan minoritas radikal seperti fpi seakan2 itu adalah gambaran umum perilaku seluruh umat Islam Indonesia.
sampeyan ini gimana sih kok ribut soal agama. gitu aja repot2. coba pikiran orang-orang miskin di indonesia, dan nasib tki. terus berantas korupsi. pis pis men
(apakah benar terjadi diskriminasi dalam pendirian rumah ibadah ataukah mereka tidak mematuhi peraturan bersama SKB 3 Menteri)
http://www.detik.com/read/2010/09/21/200255/1445176/10/menag-sangkal-izi...
Selasa, 21/09/2010 20:02
WIB
Menag Sangkal Izin
Pembangunan
Rumah Ibadah
Diskriminatif
Rachmadin Ismail :
detikNews
detikcom - Jakarta,
Pembangunan rumah
ibadah di Indonesia tidak
diskriminatif. Meski Islam
sebagai agama
mayoritas, namun
justru pembangunan
masjid selama kurun
waktu puluhan tahun
hanya sedikit.
Hal ini ditegaskan oleh
menteri agama
Suryadharma Ali usai
menghadiri rapat kerja
bersama Komisi VIII
DPR RI di Gedung DPR,
Senayan, Jakarta, Selasa
(21/9/2010).
Menurut Ketua Umum
PPP ini, sejak tahun 1997
hingga 2004 tercatat
pembangunan masjid
hanya mengalami
kenaikan 64,22 persen.
Jauh lebih rendah jika
dibandingkan dengan
wihara yang mencapai
368 persen.
"Pembangunan yang
paling rendah itu masjid,
dari 392.044 menjadi
643.834, kenaikannya
hanya 64,22 persen,"
kata Suryadharma.
Sementara gereja kristen
dari 18.977 menjadi
43.909, dengan kenaikan
131,38 persen. Untuk
gereja katolik tercatat
152,80 persen kenaikan
dalam kurun waktu
yang sama.
"Pura Hindu dari 4.247
menjadi 24.431,
kenaikannya 475,25
persen," tambahnya.
Dengan demikian,
Suryadharma
menyangkal jika ada
diskrimasi terhadap
umat tertentu dalam
pembangunan rumah
ibadah. Apalagi dikaitkan
dengan aturan SKB 2
Menteri.
"Dilihat dari data-data ini,
peraturan bersama
menteri itu bukanlah
peraturan yang
diskriminatif. Jadi tolong
jangan sampai ada
pandangan yang seperti
itu. Data ini
menunjukkan masjid
yang paling rendah,"
tegasnya.
heh...? pertumbuhan tmpt ibadah non-muslim yg progressnya cepat dimaksudkan itu dmn??
prmasalhannya adalah pendirian tmpt ibadah umat minoritas di daerah mayoritas....itu yg dipersulit
heh... ? anda bisa baca data statistik tidak? data tsb prosentase di seluruh wilayah Indonesia. Anda telah membuat pengakuan dg kalimat "permasalahannya pendirian tempat ibadah umat minoritas didaerah mayoritas.... itu yg dipersulit" tetapi anda lupa mencantumkan kalimat tambahan "kasus tsb juga terjadi terhadap umat mayoritas Islam Indonesia di daerah mayoritas non Islam" siapa yg berani menjamin jika kasus izin pendirian mesjid tdk dipersulit didaerah mayoritas non muslim??
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.