Presiden SBY memastikan tersangka teroris yang tertembak kemarin adalah Dulmatin. Kepolisian Indonesia kemarin menembak tiga tersangka teroris di daerah Pamulang, Tangerang.
Dulmatin buron karena terlibat serangan bom Bali 2002. Dia adalah seorang pakar bom Jamaah Islamiyah. Amerika Serikat menawarkan 10 juta dolar jika berhasil mendapatkan Dulmatin.
Presiden SBY memastikan kematian Dulmatin pada pidatonya di depan parlemen Australia di Canberra. Perdana menteri Australia, Kevin Rudd, memberi selamat atas kesuksesan kepolisian Indonesia memberantas teroris. Dalam kunjungan kerja SBY selama tiga hari di Australia kedua pemimpin negara itu juga akan membahas masalah penyelundupan manusia yang sering terjadi antara Indonesia dan Australia.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.